Vaksin Covid-19 Mulai Didistribusikan ke Puskesmas

oleh -4 views
Bupati Melawi melepas vaksin Covid-19 sebanyak 21 vial ke Puskesmas Menukung

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Bupati Melawi, Panji selain mencanangkan program vaksinasi Covid-19 perdana juga melepas pendistribusian vaksin ke Puskemas-Luskesmas, Selasa (2/2) di kantor Bupati Melawi. Pendistribusian vaksin perdana dikirim ke Kecamatan Menukung.

Panji mengatakan, masyarakat bersyukur karena Pemerintah Indonesia cekatan sehingga bisa mendapatkan dengan cepat alokasi vaksin Covid-19. Apalagi belum semua daerah juga bisa mendapatkannnya.

“Yang harus ditekankan orang harus yakin Covid-19 itu ada dan mengancam keselamatan umat manusia. Kurang yakin di negara sendiri lihat di negara lain. Di negara kita korban cukup banyak sehingga kita mesti yakin Covid-19 sangat berbahaya,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang ikut andil menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid nantinya. Ia juga berharap proses distribusi vaksin ke seluruh Puskesmas nantinya berjalan lancar.

“Semoga masyarakat juga ikut mendukung program vaksinasi karena tujuannya untuk menyelematkan umat manusia dari pandemi Covid-19,” harapnya.

Polres Melawi bersama TNI ikut melakukan pengawalan pendistribusian Vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Melawi kepada Puskesmas Kecamatan Menukung.

Kabag Ops Polres Melawi, AKP Aang Permana mengatakan pengawalan ini merupakan Komitmen Polres melawi untuk menekan penyebaran Covid-19 di Melawi, dan memastikan kondisi vaksin tetap aman dan sampai tujuan dengan baik.

“Distribusi Vaksin Covid-19 dari Kabupaten Melawi ke Kecamatan Menukung berjumlah 21 vial dengan menggunakan 3 unit R4 dan 2 unit R2 serta 9 orang pendamping dan pengawalan”. Tambahnya.

Pendistribusian Vaksin Covid-19 dari Kabupaten Melawi ke Kecamatan Menukung mengunakan 1 unit mobil box Toyota Strada warna hitam.

Kepala Dinkes Melawi, dr. Ahmad Jawahir mengatakan, distribusi vaksin Sinovav ke kecamatan perdana yakni Puskesmas Menukung dengan jumlah 21 Vial vaksin.

Ahmad menuturkan, kendala fasilitas listrik menjadi persoalan di Puskesmas karena tak seluruhnya menyala 24 jam.

“Sehingga nanti vaksin diambil dulu dari kabupaten langsung dibawa kecamatan saat vaksinasi berjalan. Proses vaksinasi dilakukan di Puskesmas, RSUD Melawi hingga rumah sakit swasta,” paparnya.