Tokoh Agama: Pilkada Memilih Pemimpin Daerah Bukan Pemimpin Agama

oleh

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pilkada adalah untuk semua masyarakat dari berbagai kalangan dan lintas budaya, suku, agama maupun golongan.

Dalam Pemilu biasanya akan dikait-kaitkan dengan persoalan perbedaan agama untuk memilih pemimpin.

Terkait itu, tokoh agama Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, H. M. Mochtar menyampaikan, warga sebagai pemilih jangan tepengaruh politik identitas.

Seperti halnya di Kabupaten Melawi yang akan melaksanakan Pilkada tahun 2020, Mochtar meminta masyarakat untuk memilih pemimpin tidak berdasarkan latar belakang agamanya semata.

Mochtar menuturkan, bahwa memilih pemimpin jangan dicampur aduk dengan identitas agama.

“Kita memilih pemimpin daerah, bukan memilih pemimpin agama,” ujar Mochtar, saat gelar kampanye dilogis calon bupati Melawi Panji bersama Tim Kerja HAMKA di Desa Sidomulyo, kediaman H. Mustanir, baru-baru ini.

Dikesempatan itu, Mochtar mengajak warga Melawi khususnya kepada warga Desa Sidomulyo untuk mendukung dan memenangkan Panji-Abang Ahmaddin (PANAH) Nomor Urut 1 di Pilkada 9 Desember 2020 nanti.