Catat Sejarah Perdana, Kabupaten Melawi Akhirnya Raih Opini WTP LHP BPK

oleh
Penandatanganan LHP BPK RI oleh Bupati Melawi dan Ketua DPRD

MELAWINEWS.COM, Melawi – Kabupaten Melawi akhirnya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tahun 2020. Hal tersebut disampaikan langsung penyerahan LHP atas Laporan keuangan Pemda tahun anggaran 2019 yang digelar secara virtual bersama di masing masing daerah dengan BPK RI perwakilan Kalbar, Senin (29/6)

Opini WTP sendiri menjadi yang perdana didapat Kabupaten Melawi sejak berdiri 16 tahun silam. Hal ini sendiri menjadi upaya bersama dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Melawi dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya mewujudkan opini tersebut.

Bupati Panji melalui video conference bersama BPK RI perwakilan Kalbar serta kepala daerah lainnya didaulat mewakili Bupati dan walikota Se Kalbar.

“Dalam masa audit berjalan kita dihadapkan dengan masalah pandemi Covid-19 yang menimbulkan kendala dan hambatan dan beragam pada semua pihak terkait,” katanya.

Namun,lanjutnya, semua itu tidak mengurangi semangat dan motivasi serta dorongan dari BPK RI perwakilan Kalbar pada kami semua selaku pengelola dan penanggungjawab keuangan negara untuk mencapai kualitas pelaporan yang baik.

“Terlepas penilaian atau apapun opini yang kami terima masing-masing, sudah sepantasnya dari ketulusan hati kami yang dalam kami ucapakan terima kasih dan penghargaan pada pimpinan BPK RI dan jajaran atas upaya dan kerja, membantu, membimbing dan menyelesaikan tugas kami berupa laporan dan pertanggungjawaban keuangan dengan baik,” katanya.

Panji juga secara khusus, mengucapkan terima kasih bahwasanya Melawi termasuk dari 12 kabupaten/kota yang mendapatkan WTP. Ia mengatakan ini menjadi pertama yang mendapat opini WTP.

“Berapa BPK sudah bekerja sungguh-sungguh profesional dan sungguh-sungguh bekerja sesuai dengan standar yang berlaku,” katanya.

Dikatakan Panji, Melawi sebagai kabupaten yang wajib mengikuti peraturan perundang-undangan yakni menyampaikan laporan keuangan. Dimana bila memang belum dinyatakan layak, maka Melawi tentunya tidak akan mendapatkan opini seperti saat ini.

“Ini adalah kerja keras semua pihak. Sehingga Melawi dinyatakan layak mendapat opini WTP,” ucapnya.