2019, Jarot Fokus Bangun Sembilan Jembatan

oleh

Bupati Sintang Jarot Winarno bersama sejumlah kepala OPD meninjau Jembatan Nanga Pari yang ambruk beberapa waktu lalu 
MELAWINEWS.COM, SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2019 ini akan memprioritaskan pembangunan jembatan penghubung yang ada di delapan kecamatan, dari 14 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sintang.

Hal itu dinilai penting mengingat masih banyak jembatan di daerah itu yang rusak, terlebih di daerah pedalaman. Menurut Bupati Sintang, Jarot Winarno, pihaknya menargetkan sembilan jembatan di daerah pedalaman selesai dibangun pada tahun 2019.

Jarot mengakui, kondisi jalan dan jembatan di Sintang masih jauh dari kata layak dan memuaskan. Maka dari itu pihaknya secara bertahap memprioritaskan pembangunan jembatan.

Menurut Jarot, saat ini ada beberapa jembatan yang sudah dibangun dan segera rampung, yaitu Jembatan Dahange dan Tempe di Kecamatan Serawai, Jembatan Ketungau 2 di Ketungau Tengah dan Jembatan di Kecamatan Tempunak.

Jarot menuturkan, tujuh dari sembilan jembatan dibangun mengunakan anggaran DAK tahun 2019. Sisanya dari APBN, seperti pembangunan jembatan di Tanjung Ria dan Nanga Ungai. 

Diungkapkan Jarot, saat ini ada beberapa jembatan yang sudah selesai dan bisa dinikmati oleh masyarakat, seperti Jembata Mansik, Jembatan Gantung Baras Nabung dan Jembatan Gantung Ratu Damai. 

Tekad pemerintah menyetarakan pembangunan kata Jarot, merupakan wujud dari nawacita presiden yang ingin membangun dari pinggiran, sehingga pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dari pinggiran merupakan wujud pemerataan yang berkeadilan. 

“Ini memang perioritas kami agar masyarakat di pedalaman juga bisa menikmati apa yang dirasakan orang-orang kota. Dan tentunya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tukasnya. (Yanti)