Melawi  

Pemkab Melawi Bina 180 Ormas, Wabup Malin Ajak Transparansi Pengelolaan Dana Hibah

Badan Kesbangpol Melawi menggelar kegiatan pembinaan dan pengawasan ormas, dibuka Wakil Bupati Melawi, Malin

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan pembinaan dan pengawasan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk memperkuat pemahaman organisasi terhadap ketentuan hukum, tertib administrasi, serta tanggung jawab dalam pengelolaan bantuan hibah dari pemerintah daerah.

Kegiatan yang diikuti perwakilan 180 ormas dengan total 250 peserta tersebut dibuka Wakil Bupati Melawi, Malin, di Aula Hotel Rajawali, Nanga Pinoh, Senin (26/10/2026).

Kepala Badan Kesbangpol Melawi, H. M. Yamin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai hak dan kewajiban organisasi, khususnya terkait pertanggungjawaban dana hibah yang bersumber dari Pemkab Melawi.

Selain itu, pembinaan tersebut diarahkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan.

Menurut Yamin, aspek yang menjadi perhatian meliputi tertib administrasi, keabsahan kepengurusan, pelaporan kegiatan, hingga pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel.

“Seluruh peserta diharapkan serius mengikuti kegiatan ini agar memperoleh pemahaman dan wawasan yang memadai, terutama mengenai aturan serta mekanisme pertanggungjawaban bantuan hibah kepada ormas,” ujar Yamin.

Wakil Bupati Melawi, Malin, mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Melawi untuk memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas daerah, dan berperan aktif mendukung pembangunan.

Ia menilai keberadaan ormas memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Melawi yang majemuk, dengan latar belakang suku, adat istiadat, dan agama yang beragam.

Menurutnya, ormas tidak hanya menjadi wadah partisipasi masyarakat dan penyalur aspirasi, tetapi juga berperan sebagai perekat persaudaraan serta mitra pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Malin berharap ormas dapat berkontribusi secara kritis, konstruktif, dan solutif dalam membantu menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Pengawasan bukanlah bentuk kecurigaan, apalagi pembatasan terhadap kebebasan berserikat dan berkumpul. Pengawasan adalah wujud kehadiran negara dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh kegiatan ormas berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Malin juga mengingatkan pengurus dan anggota ormas agar senantiasa menjaga toleransi, melengkapi administrasi organisasi, serta tidak mudah terprovokasi berita bohong dan ujaran kebencian yang beredar di media sosial.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya dan keuangan organisasi secara jujur, terbuka, dan bertanggung jawab. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun sesama ormas perlu terus diperkuat agar program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ormas harus berjalan beriringan dengan pemerintah dalam mewujudkan organisasi yang tertib, mandiri, profesional, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui pembinaan tersebut, Malin berharap para peserta dapat meningkatkan wawasan kebangsaan, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat kapasitas organisasi masing-masing. “Mari kita bersama-sama menjaga Melawi tetap aman, damai, dan maju,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Malin turut menyampaikan permohonan maaf kepada organisasi kemasyarakatan yang belum memperoleh bantuan hibah dari pemerintah daerah.

Ia berharap pemberian bantuan kepada ormas dapat dilakukan secara bergiliran sesuai dengan kebijakan dan kemampuan keuangan daerah.

Dengan pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan, Wabup Malin berharap keberadaan ormas semakin memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial kemasyarakatan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, kepada lima organisasi kemasyarakatan yang dinilai tertib dalam memenuhi kewajiban administrasi dan melengkapi dokumen yang diperlukan di Badan Kesbangpol Melawi.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Polres Melawi, instansi terkait di lingkungan pemerintah daerah, serta Kodim Sintang untuk memberikan pemahaman sesuai bidang masing-masing.

Exit mobile version