MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH — Setelah sukses menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 26 anggota Paskibraka Kabupaten Melawi mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi.
Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Melawi, seluruh anggota Paskibraka dijadwalkan mengikuti kegiatan rekreasi ke Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Agustus 2026. Rekreasi ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus upaya membantu memulihkan kondisi fisik dan mental para anggota Paskibraka setelah menjalani masa karantina dan rangkaian latihan yang cukup berat.
Sebelumnya, para anggota Paskibraka telah menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Melawi yang berlangsung di Halaman Rumah Jabatan Bupati Melawi, Senin (17/8/2026).
Kepala Badan Kesbangpol Melawi, H. M. Yamin, mengatakan setelah seluruh rangkaian tugas peringatan HUT ke-81 RI selesai, para anggota Paskibraka akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing pada 18 Agustus 2026.
Selanjutnya, mereka akan kembali berkumpul untuk mengikuti kegiatan rekreasi ke Pulau Lemukutan.
“Ini sebagai bentuk apresiasi dan hadiah setelah mereka menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada peringatan HUT ke-81 RI,” ujar Yamin, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi para anggota Paskibraka selama menjalani proses persiapan hingga menuntaskan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan.
Meski telah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka, Yamin mengingatkan agar pengalaman selama menjalani pembinaan dan pelatihan tidak berhenti setelah masa tugas berakhir.
Ia berharap nilai-nilai yang telah ditanamkan selama proses pembentukan Paskibraka, terutama kedisiplinan, kemandirian dan tanggung jawab, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mereka sudah digembleng dan dilatih untuk disiplin dan berperilaku baik. Setelah kembali ke orang tua, sekolah dan lingkungannya harus ada perubahan,” tegas Yamin.
Yamin menilai para anggota Paskibraka merupakan generasi muda yang nantinya akan mengambil peran penting dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Karena itu, ia berpesan agar mereka mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta mempertahankan sikap positif yang telah dibentuk selama mengikuti proses pelatihan Paskibraka.
“Mereka adalah generasi yang akan menggantikan kami di masa depan. Jadilah contoh yang baik. Ke depannya, generasi ini bisa menjadi generasi emas,” pungkasnya.
