HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Melawi Soroti Kapasitas Fiskal Daerah dan Alokasi TKD untuk Pembangunan 2027

Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa, atau yang akrab disapa Ogi, menyampaikan pandangannya dalam momentum Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mewakili DPRD Kabupaten Melawi, Ogi menyambut baik visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan semakin maju di usia kemerdekaan ke-81.

Namun, dari perspektif legislatif daerah, Ogi turut memberikan catatan terkait kapasitas fiskal daerah dalam menopang pembangunan, khususnya pada 2027. Menurutnya, kondisi fiskal daerah masih sangat dipengaruhi oleh besaran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Ogi menyoroti penyampaian Nota Keuangan oleh Presiden yang mencantumkan adanya peningkatan alokasi TKD. Meski mengalami kenaikan, ia menilai besaran tersebut masih perlu dioptimalkan agar mampu memberikan dukungan yang lebih kuat terhadap pembangunan di daerah.

“Terkait dengan pembangunan ke depan, Presiden telah menyampaikan Nota Keuangan bahwa transfer keuangan daerah itu naik Rp 38 triliun. Kenaikan dari 2026 ke 2027 yang sebesar Rp 38 triliun ini polanya sama seperti di tahun 2017-2018,” ujar Ogi, ditemui usai mengikuti detik-detik Upacara HUT Kemerdekaan ke-81 RI Tingkat Melawi, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Melawi, Senin pagi (17/8/2026).

Ia berharap kebijakan alokasi TKD ke depan dapat memberikan ruang fiskal yang lebih memadai bagi pemerintah daerah. Dukungan transfer yang optimal sangat penting, terutama bagi daerah yang masih memiliki keterbatasan kapasitas pendapatan asli daerah (PAD).

Ogi juga berharap postur TKD dapat kembali mendekati besaran yang diterima pada 2025. Ia menyebut, pada tahun tersebut total TKD berada di kisaran Rp 919 triliun sebelum mengalami efisiensi.

“Kalau kita kembali ke tahun 2025, angkanya kurang lebih Rp 919 triliun, dan karena ada efisiensi tersisa kurang lebih Rp 850 triliun. Harapan saya, mudah-mudahan TKD ini bisa menyentuh di angka seperti postur di tahun 2025 lalu,” harapnya.

Menurut Ogi, optimalisasi TKD menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

“Dengan dukungan fiskal yang memadai, pemerintah daerah diharapkan dapat menjalankan program pembangunan secara lebih efektif sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat,” tutur politisi PAN tersebut.

Ia menegaskan, DPRD Melawi akan terus mengawal kebijakan pembangunan daerah agar selaras dengan kemampuan fiskal dan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan pembangunan pada 2027.

Exit mobile version