MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH — Melawi Archery Championship (MAC) ke-7 Tahun 2026 resmi digelar pada 8–9 Agustus 2026 di Lapangan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Melawi, Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh.
Kejuaraan panahan terbuka tingkat Kalimantan Barat ini diikuti 197 peserta dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Selain pemanah dari berbagai daerah di Kalbar, MAC 2026 juga diikuti peserta dari luar Kalimantan. Bahkan, tiga atlet dari Malaysia turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
MAC ke-7 mempertandingkan sejumlah nomor yang telah ditetapkan panitia, yakni Barebow/Recurve/Hunting Bow (BR/HB) Pemula Putra, Barebow/Hunting Bow (BB/HB) Pemula Putri, Recurve, Barebow Putra, Barebow Putri, Compound Putra, Compound Putri, Standard Bow (SB) U21 Putra, SB U21 Putri, serta BB/HB U12.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026. Tingginya jumlah peserta dari berbagai daerah, termasuk dari Malaysia, menunjukkan antusiasme yang cukup besar terhadap penyelenggaraan MAC di Melawi.
Dibuka Resmi di Pendopo Rumah Jabatan Bupati
Pembukaan MAC ke-7 secara resmi dilakukan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Melawi, Herry Santoso, pada Sabtu malam (8/8/2026) di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi. Pembukaan juga dirangkaikan dengan penyerahan piala, uang pembinaan, dan sertifikat kepada para pemenang dari nomor pertandingan yang telah diselesaikan pada hari pertama.
Hal menarik terlihat dalam acara pembukaan. Jika biasanya para peserta maupun tamu undangan mengenakan kostum khas olahraga panahan, kali ini suasana dibuat berbeda dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai suku. Konsep tersebut menjadi simbol bahwa olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarsuku.
MAC Dinilai Semakin Dikenal
Ketua Perpani Kabupaten Melawi, Widya Rima, mengatakan penyelenggaraan MAC selama tujuh tahun berturut-turut menunjukkan perkembangan positif olahraga panahan di Kabupaten Melawi.
Menurutnya, meningkatnya jumlah dan asal daerah peserta juga menjadi indikator bahwa kejuaraan tersebut semakin mendapat kepercayaan dari para atlet.
“Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa MAC semakin dikenal sebagai ajang kompetisi panahan yang kompetitif dan berkualitas,” kata Widya.
Ia menambahkan, MAC tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarpemanah dari berbagai daerah.
“Kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum pembinaan atlet dan persiapan menuju Porprov Kalimantan Barat 2026,” ujarnya.
Widya berharap penyelenggaraan MAC pada tahun-tahun mendatang dapat berkembang lebih besar dengan jumlah peserta yang semakin meningkat. Hal tersebut, kata dia, menjadi motivasi bagi Perpani Melawi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejuaraan panahan.
Lapangan Perpani Terbuka untuk Masyarakat
Widya juga menyampaikan bahwa Lapangan Perpani Kabupaten Melawi tidak hanya diperuntukkan bagi atlet yang mengikuti kejuaraan.
Masyarakat Melawi yang ingin berlatih maupun mengembangkan bakat di bidang panahan juga dipersilakan memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Lapangan Perpani tidak hanya untuk atlet. Masyarakat Melawi yang ingin mengembangkan bakat atau berlatih panahan juga dapat memanfaatkannya,” jelasnya.
Widya turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Melawi atas dukungan terhadap berbagai kegiatan olahraga panahan yang diselenggarakan di daerah tersebut.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, yang terus memberikan dukungan kepada kami, sehingga berbagai agenda panahan di Melawi bisa terlaksana,” tuturnya.
Ia berharap dari penyelenggaraan MAC secara berkelanjutan dapat lahir atlet-atlet panahan potensial yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Harapan kami melalui MAC lahir atlet-atlet panahan yang mampu mengharumkan nama daerah masing-masing di tingkat provinsi maupun nasional,” tutup Widya, yang juga merupakan legislator DPRD Melawi.
Pembukaan MAC ke-7 turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, serta sejumlah undangan lainnya.
