Melawi  

Satlantas Polres Melawi Petakan Lima Titik Rawan Kecelakaan, Pasang Speed Trap

Sebagai langkah pencegahan kecelakaan, Satlantas Polres Melawi bersama Dinas Perhubungan Melawi melakukan pemasangan speed trap atau pita kejut di sejumlah lokasi padat kendaraan

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Melawi mencatat sedikitnya lima titik ruas jalan yang dinilai rawan terjadi kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Melawi. Kelima titik tersebut merupakan bagian dari hasil pemetaan kawasan rawan kecelakaan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian.

Sebagai langkah pencegahan, Satlantas Polres Melawi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Melawi melakukan pemasangan speed trap atau pita kejut di sejumlah lokasi tersebut.

Upaya ini dinilai efektif untuk mencegah serta meminimalisir kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengantisipasi aksi balap liar yang kerap terjadi di sekitar area tersebut.

Media speed trap yang dipasang menggunakan warna mencolok, yakni hitam dan kuning, agar mudah terlihat oleh pengguna jalan.

Adapun lokasi pemasangan meliputi sepanjang jalan utama Kota Nanga Pinoh, tepatnya di depan Polsek Nanga Pinoh, depan SMP Negeri 1 Nanga Pinoh, depan SD Negeri 6 Nanga Pinoh, depan Polres Melawi, serta di depan Polsek Belimbing.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Melawi, AKP Pipit Supriatna, mengatakan bahwa lima titik tersebut berada di ruas jalan dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dari para pengguna jalan.

Menurutnya, pemasangan speed trap bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengendara agar mengurangi kecepatan, terutama saat melintas di titik-titik rawan kecelakaan.

“Speed trap berfungsi sebagai peringatan dini berupa getaran yang mengingatkan pengemudi untuk tetap waspada dan tidak melaju dengan kecepatan tinggi,” ujar AKP Pipit, Selasa (5/5/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan, khususnya di kawasan padat kendaraan.

Selain itu, speed trap juga memberikan informasi kepada pengendara melalui getaran dan suara saat dilintasi, sehingga membantu pengemudi mengenali kondisi jalan di sekitarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar memperhatikan rambu lalu lintas dan segera mengurangi kecepatan ketika mendekati area speed trap.

“Pengendara diharapkan menurunkan kecepatan secara aman sebelum melintasi speed trap,” pesannya.

Ia menambahkan, ke depan, pihak Satlantas Polres Melawi akan terus melakukan pemantauan serta kajian untuk menentukan titik-titik lain yang dinilai padat dan rawan kecelakaan guna pemasangan speed trap berikutnya.