Melawi  

Balap Liar dan Knalpot Brong Marak, Satlantas Polres Melawi Siapkan Sanksi Tegas hingga Penyitaan Kendaraan

Kasatlantas Polres Melawi, AKP Pipit Supriatna

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Melawi terus meningkatkan penindakan tegas terhadap penggunaan knalpot brong (tidak sesuai spesifikasi teknis) serta aksi balap liar. Langkah ini diambil sebagai respons atas gangguan ketertiban umum dan kebisingan yang meresahkan masyarakat.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Melawi, AKP Pipit Supriatna, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap pelaku balap liar maupun pengguna knalpot brong.

Menurutnya, kedua pelanggaran tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

AKP Pipit menjelaskan bahwa aksi balap liar kerap terjadi di sejumlah titik, seperti di kawasan Jalan Jembatan Melawi 2 dan sekitar Jalan Kantor Bupati Melawi.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaku pelanggaran tersebut umumnya didominasi oleh kalangan remaja, termasuk yang masih di bawah umur.

Untuk menekan aktivitas berbahaya tersebut, Satlantas Polres Melawi akan terus melakukan patroli secara intensif, khususnya pada malam hari. Patroli ini bertujuan untuk membubarkan serta menindak para pelaku di lapangan. Namun demikian, ia menekankan bahwa upaya tersebut memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut, AKP Pipit menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pembinaan hingga penindakan hukum. Meski demikian, pelanggaran masih terus terjadi sehingga diperlukan langkah yang lebih tegas.

“Apabila pelanggaran masih ditemukan, kami tidak akan ragu untuk memberikan sanksi berat, termasuk penyitaan kendaraan bermotor yang digunakan dalam aksi tersebut,” ujar AKP Pipit, Selasa (5/5/2026).

Dalam kesempatan itu, AKP Pipit juga mengimbau kepada pihak sekolah, khususnya dewan guru, agar meningkatkan pengawasan terhadap siswa selama jam sekolah serta mempertimbangkan pelarangan membawa sepeda motor ke lingkungan sekolah.

Selain itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak di luar rumah. Dengan pengawasan yang optimal, diharapkan dapat meminimalisir keterlibatan remaja dalam aktivitas yang mengganggu ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Exit mobile version