Komisi 3 DPRD Melawi Soroti Kelangkaan BBM

Antonius Anen

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang berlarut-larut memicu keresahan luas di tengah masyarakat. Keluhan masyarakat itu mendapat respons dari Sekretaris Komisi III DPRD Melawi, Antonius Anen.

Ia mengakui kelangkaan BBM dan gas telah berlangsung beberapa bulan terakhir, dipicu berbagai faktor, terutama perubahan pola distribusi akibat musim kemarau. Pasokan yang biasanya melalui jalur sungai kini lebih banyak dialihkan ke jalur darat, sehingga memperlambat suplai.

Namun, DPRD juga mencium indikasi persoalan lain yang lebih serius. Antonius menegaskan pihaknya sedang mendalami kemungkinan adanya permainan dalam distribusi BBM.

“Beberapa bulan sebelumnya kondisi masih relatif aman. Tetapi menjelang Lebaran, situasinya berubah dan kelangkaan makin terasa,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, Komisi III telah meminta pengusaha SPBU melaporkan data Delivery Order (DO) dan volume distribusi BBM. Langkah ini untuk memastikan pasokan benar-benar disalurkan kepada masyarakat, bukan dialihkan untuk kepentingan lain.

Ia juga mendorong pemerintah daerah bersama Pertamina mempercepat langkah teknis guna memastikan suplai kembali lancar dan harga tidak semakin membebani masyarakat.

Ia memastikan Komisi III akan menggelar rapat internal untuk merumuskan langkah penanganan sekaligus memperketat pengawasan distribusi, terutama guna mencegah praktik spekulan yang dapat memperparah kelangkaan.

“Distribusi harus tepat sasaran. Jika ada permainan, harus segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Exit mobile version