MELAWINEWS.COM, MELAWI – Polres Melawi Polda Kalimantan Barat menggelar Konferensi Pers Refleksi Akhir Tahun 2025 sebagai wujud transparansi publik sekaligus evaluasi kinerja kepolisian sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (31/12), bertempat di Aula Tri Brata Polres Melawi.
Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, serta dihadiri para Pejabat Utama Polres Melawi, jajaran perwira, dan insan pers yang bertugas di Kabupaten Melawi.
Dalam paparannya, Kapolres Melawi menyampaikan berbagai capaian kinerja Polres Melawi selama tahun 2025.
Paparan tersebut meliputi perbandingan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tahun 2024 dan 2025, penanganan tindak pidana narkoba, kasus-kasus menonjol, penanganan perkara oleh Satreskrim, data kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas, serta kejadian dan penegakan hukum terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Melawi serta dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Ke depan, Polres Melawi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum, serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Harris Batara Simbolon.
Pada kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Melawi AKP Ambril memaparkan kinerja penanganan perkara oleh Satreskrim Polres Melawi dan Polsek jajaran sepanjang tahun 2025.
AKP Ambril menjelaskan, selama tahun 2025, jumlah Laporan Polisi (LP) yang ditangani oleh Satreskrim dan Polsek jajaran Polres Melawi sebanyak 68 laporan atau kasus. Dari jumlah tersebut, 59 kasus berhasil diselesaikan, dengan rincian 48 kasus merupakan laporan tahun 2025 yang diselesaikan pada tahun yang sama, serta 11 kasus merupakan laporan tahun 2024 yang diselesaikan pada tahun 2025.
“Target penyelesaian perkara tahun 2025 sebanyak 55 kasus, dan realisasi penyelesaian perkara mencapai 59 kasus. Artinya, capaian kinerja berhasil melampaui target yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Lebih lanjut AKP Ambril mengungkapkan, secara umum angka kejahatan (Crime Total/CT) pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024, sementara tingkat penyelesaian perkara (Crime Clearance/CC) justru mengalami peningkatan.
“Hal ini menunjukkan adanya peningkatan efektivitas penegakan hukum serta sinergi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat,” pungkas AKP Ambril.
