MELAWINEWS.COM, MELAWI – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panahan se-Kalimantan Barat Tahun 2025 yang digelar di Lapangan PERPANI Kabupaten Melawi resmi berakhir dan berlangsung sukses.
Ajang pembinaan atlet panahan daerah ini dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 17 hingga 23 Desember 2025. Kejurda Panahan Kalbar 2025 diikuti oleh 11 dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Para atlet berkompetisi memperebutkan medali di sejumlah nomor pertandingan, meliputi Recurve, Standar Bow, Compound, dan Barebow.
Hingga hari terakhir pelaksanaan, kontingen Kota Pontianak tampil dominan dan keluar sebagai juara umum dengan perolehan 17 medali emas, 13 perak, dan 8 perunggu.
Posisi kedua diraih kontingen Kabupaten Landak dengan raihan 9 medali emas, 6 perak, dan 9 perunggu. Sementara peringkat ketiga ditempati Kabupaten Ketapang yang mengoleksi 6 emas, 4 perak, dan 1 perunggu.
Sebagai tuan rumah, kontingen Kabupaten Melawi berhasil menempati peringkat keempat dengan perolehan 5 medali emas, 8 perak, dan 9 perunggu.
Di sisi lain, hingga hari kelima pertandingan, kontingen Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas tercatat belum berhasil meraih medali
Ketua Pelaksana Kejurda Panahan Kalbar 2025 yang juga Ketua PERPANI Melawi, Widya Rima, dalam sambutannya pada acara penutupan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh kontingen, ofisial, panitia, serta pihak pendukung yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan tersebut.
Widya menegaskan, Kejurda Panahan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pembinaan dan peningkatan kualitas atlet panahan di Kalimantan Barat.
“Melalui Kejurda ini, kami berharap pembinaan atlet panahan di Kalbar semakin terarah dan berkelanjutan, sehingga ke depan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat kembali bertemu dan bertanding pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat mendatang.
“Selamat berjumpa kembali pada ajang Porprov Kalbar 2026,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Widya turut menginformasikan bahwa sebelum pelaksanaan Porprov Kalbar 2026, PERPANI Melawi berencana menggelar open turnamen panahan sebagai ajang pemanasan bagi para atlet.
“Kami mengundang seluruh atlet PERPANI se-Kalimantan Barat untuk ikut serta dalam open turnamen yang akan kami selenggarakan nanti,” pungkas politisi DPRD Melawi itu.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Melawi, Jhon Welly, saat menutup Kejurda secara resmi pada Selasa (23/12), mengapresiasi semangat sportivitas dan kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta selama kejuaraan berlangsung.
Menurutnya, Kejurda Panahan Kalbar 2025 menyimpan banyak potensi atlet muda yang perlu terus dibina dan dikembangkan.
“Bagi atlet yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Masih banyak kesempatan di kejuaraan lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi,” tutupnya.
