Melawi  

Progres Capai 96 Persen, Revitalisasi SMPN 1 Pinoh Selatan Dibiayai APBN 2025, Proyek Dikawal Ketat Fasilitator UNTAN

Lingkup pekerjaan revitalisasi SMPN 1 Pinoh Selatan meliputi pembangunan ruang administrasi dan laboratorium, rehabilitasi empat ruang kelas, rehabilitasi toilet, serta sejumlah pekerjaan penunjang lainnya

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Revitalisasi SMP Negeri 1 Pinoh Selatan, Kabupaten Melawi, yang didanai APBN Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 2,402 miliar, hampir rampung. Program yang dikelola secara swakelola oleh sekolah tersebut dilaporkan berjalan sesuai perencanaan dan standar yang ditetapkan.

Kini program revitalisasi satuan pendidikan melalui Kementerian Pendidikan tersebut menunjukkan hasil signifikan dengan capaian progres pekerjaan sebesar 96 persen dan saat ini memasuki tahap finishing.

Tim Teknis Proyek, Mkom, mengungkapkan bahwa bantuan Dana APBN Tahun Anggaran 2025 melalui program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikerjakan secara swakelola dengan total anggaran Rp 2,402 miliar.

Ia menegaskan, pelaksanaan revitalisasi di SMP Negeri 1 Pinoh Selatan, dilakukan secara terbuka dan transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan ruang administrasi dan laboratorium, rehabilitasi empat ruang kelas, rehabilitasi toilet, serta sejumlah pekerjaan penunjang lainnya,” ujar Mkom, Kamis (18/12).

“Saat ini progres pekerjaan telah mencapai 96 persen. Tahapan yang tersisa hanya pembersihan akhir dan penataan lingkungan dari sisa-sisa pekerjaan proyek,” jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan juga terus mendapatkan pendampingan dan pengawasan.

“Fasilitator dari Universitas Tanjungpura (UNTAN) yang mewakili Kementerian Pendidikan secara rutin melakukan kunjungan ke lokasi untuk mengevaluasi dan mengontrol pelaksanaan pekerjaan,” paparnya.

“Dari sisi mutu dan kualitas, hasil pekerjaan sudah sesuai dengan harapan dan standar yang ditetapkan. Proyek ini dikerjakan dalam kurun waktu empat bulan, dan selama pelaksanaan, laporan progres pekerjaan kami kirimkan ke kementerian setiap minggu sebagai bentuk akuntabilitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, penggunaan anggaran sepenuhnya sesuai dengan besaran dana yang dikucurkan. Tidak ada pengurangan nilai pekerjaan maupun kendala berarti selama proses pembangunan berlangsung.

“Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan nilai kontrak dan perencanaan awal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Pinoh Selatan, Sri Ihsa Sastrawaty, menyampaikan bahwa secara fisik pekerjaan revitalisasi pada dasarnya telah selesai, dan saat ini hanya tinggal tahap pembersihan lingkungan sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah kami untuk mengelola proyek revitalisasi ini. Hasilnya sangat bermanfaat bagi peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah,” tuturnya.

Exit mobile version