Alu Beranak Meriahkan Lomba Tradisional Gawai Dayak Melawi

oleh -150 views

MELAWINEWS.COM,MELAWI-Pekan Gawai Dayak ke-14 di Kabupaten Melawi menampilkan berbagai macam perlombaan tradisional, antara lain lomba menyumpit, mengukir perisai, kuntau atau pencak silat tradisional, gasing, fashion show khusus anak-anak, bujang dara gawai, sape dan lomba memasak makanan khas Dayak.

Namun ada satu perlombaan yang cukup menyita perhatian publik satu diantaranya adalah lomba menumbuk padi, pasalnya dalam lomba tersebut ada peserta yang menggunakan “alu beranak”

Alu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penumbuk padi, namun juga bisa mengeluarkan irama sehingga bisa dinikmati oleh peserta maupun pengunjung yang datang.

Momen ini tentu saja tidak ingin dilewatkan begitu saja oleh para pengunjung, mereka berusaha mengabadikan momen tersebut dengan cara memfoto ataupun memvideokannya dengan smartphone.

“Jadi dalam proses menumbuk padi kita masyarakat Dayak pun ada seninya salah satunya alu beranak ini karena tidak hanya berfungsi sebagai alat penumbuk namun juga bisa mengeluarkan irama” kata Mambang koordinator lomba tradisional.

Dia menjelaskan, menumbuk padi merupakan tradisi masyarakat Dayak yang masih dilakukan sampai saat ini terutama di pelosok-pelosok desa yang ada di wilayah Kabupaten Melawi. Ini dilakukan oleh masyarakat sebelum mereka akan menanak nasi.

“Kalau di wilayah desa yang ada di perkotaan mungkin sudah lebih modern sudah menggunakan mesin tapi kalau di kampung-kampung tradisi menumbuk padi masih berlaku sampai saat ini” jelasnya.

Alu beranak tersebut sengaja dibawa oleh peserta dari DAD Kecamatan Menukung. Bentuk alu tersebut memang berbeda dengan alu pada umumnya di mana pada bagian tengah terdapat lubang dan di lubang tersebut ada kayu kecil, dari lubang itulah suara musik keluar.

Tidak hanya suaranya yang nyaman didengar peserta dari Kecamatan Menukung ini juga sangat piawai dalam menumbuk pagi. Hanya dalam hitungan menit padi yang ada di lesung sudah selesai dan berubah menjadi beras yang siap untuk dimasak.

Namun dalam perlombaan tersebut ada juga peserta yang masih pemula mereka merupakan pelajar dari SMA yang ada di wilayah Kabupaten Melawi. Saat tampil mereka pun kesulitan untuk menumbuk padi layaknya ibu-ibu yang sudah mahir dalam melakukannya.