Warga Tanjung Sari Tuntut Pembangunan Jembatan, Politisi Golkar: Harus Ada Penanganan Terukur

oleh -310 views
Wakil Ketua DPRD Melawi, Taufik, meninjau jembatan rusak di Desa Tanjung Sari

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Merespon laporan masyarakat tentang adanya kerusakan sarana transportasi, Wakil Ketua DPRD Melawi, Kalimantan Barat, Taufik, meninjau jembatan yang rusak di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi.

Taufik yang merupakan legislator Partai Golkar ini melakukan peninjauan di salah satu jembatan rusak tersebut usai gelar serap aspirasi perseorangan di Desa Tanjung Sari, Minggu (10/10/2021).

Jembatan penghubung di atas Sungai Kenyikap wilayah BM 2 panjang 15 meter tersebut sudah lama rusak, namun belum diperbaiki. Taufik pun mengaku prihatin atas kondisi infrastruktur jembatan di kawasan tersebut.

“Kerusakan jembatan menghambat kelancaran aktivitas masyarakat. Kerusakan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, harus ada penanganan yang tepat dan terukur,” tegas Taufik.

Wujud kepedulian terhadap jembatan di Desa Tanjung Sari melalui masukan dan usulan warga setempat, Taufik menegaskan menjadi salah satu prioritas pokok pikiran DPRD untuk pembangunan jembatan tersebut.

Kepala Desa Tanjung Sari, M. Taufik, bersama sejumlah warga yang ikut mendamping Wakil Ketua DPRD Melawi peninjauan jembatan mengakui, bahwa kondisi jembatan memang sudah lama rusak. Masyarakat setempat sering memperbaiki dengan swadaya.

Dia menjelaskan, perbaikan jembatan yang menghubungkan Desa Nusa Kenyikap dan Polres Melawi hingga akses warga petani melakukan aktivitas noreh dan berladang hingga berkebun itu sudah di usulkan setiap tahun kepada Pemerintah setempat melalui Musrenbang, namun belum ada tanggapan.

Lebih lanjut dikatakan Kepala Desa, perbaikan jembatan sebelumnya sudah dianggarkan dalam APBDes, namun karena aturan Pemerintah Pusat yang mengalihkan anggaran fisik untuk penanganan Covid-19 melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT), perbaikan jembatan pun batal dilakukan hingga 2021 ini.

Ia berharap kepada Pemerintah maupun anggota DPRD Melawi dapil Melawi 1 dapat membangun jembatan permanen melalui dana APBD maupun APBD Provinsi. Karena jembatan ini ramai dilalui warga.

“Kami menuntut wakil rakyat di daerah itu bisa mengawal rencana pembangunan jembatan untuk kelancaran transportasi warga,” tandasnya.