Malin – Amri Kalam Digadang-gadang Maju Pilkada

oleh
Malin - H. Amri Kalam

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilakada) akan berlangsung disejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2020.

Kabupaten Melawi adalah salah satu daerah yang akan melaksanakan Pilkada di Kalbar.

Sejumlah figur yang digadang-gadang ikut dalam perhelatan Pilkada tersebut mulai ramai diperbincangkan sebagai bakal calon Bupati maupun Wakil Bupati Melawi.

Sejumlah figur dari kalangan birokrat dan politisi di prediksi bakal maju, seperti sang petahana Bupati Melawi, Panji, beserta wakilnya, H. Dadi Sunarya UY, Wakil Ketua DPRD Melawi, Abang Ahmaddin, mantan angota DPRD Melawi, Malin dan Mulyadi, mantan anggota DPRD Provinsi Kalbar, H. Amri Kalam dan Henny Dwi Rini serta sejumlah nama yang sudah mendaftar di beberapa partai di Kabupaten Melawi.

Dinilai nama-nama tersebut layak untuk memimpin Kabupaten Melawi ke depan. Yang jelas setiap calon harus mempunyai elektabilitas, demokrasi, dan mempunyai ide yang baik dalam membangun Kabupaten Melawi.

Sebagian, kendati masih perbincangan, namun dari sejumlah figur itu, sudah bakal disuport oleh partai, diantaranya suport dari Partai PDIP yang bakal maju disebut-sebut tertuju ke figur Malin dan H. Amri Kalam, sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Melawi.

Diketahui, Malin merupakan mantan Sekretaris DPC PDIP Melawi, saat ini sebagai salah satu pengurus PDIP Provinsi Kalbar, sedangkan H. Amri Kalam merupakan kader PAN.

Pasangan Malin – H. Amri Kalam, kini menjadi pembicaraan hangat baik dikalangan politisi maupun masyarakat. Sebelumnya, kedua figur ini telah mendaftar di beberapa partai di Kabupaten Melawi.

Saat dikomfirmasi kepada H. Amri Kalam, mengaku hingga saat ini terus melihat situasi di masyarakat.

“Jika mendapat dukungan real dari partai dan masyarakat, saya bersedia ikut bertarung baik sebagai calon Bupati atau wakil mendampingi Malin,” sebut Amri Kalam, Kamis (4/6).

Sedangkan Malin, menganggap dukungan yang telah di berikan masyarakat sebagai bentuk keinginan akan hadirnya sosok pemimpin muda yang mampu mengakomodir harapan masyarakat.

Disinggung apakah dirinya sudah mendapat dukungan dari partai politik, dirinya optimis akan di dukung oleh beberapa partai politik, diantaranya PDIP.

“Sudah ada beberapa partai lain yang berkomunikasi intens yang akan berkoalisi dengan PDIP nantinya sebagai syarat pengusung,” kata Malin.

“Partai politik kan punya mekanisme, dan penilaian tersendiri, jadi kita serahkan semuanya ke partai, jika saya dianggap layak‎ berdasarkan evaluasi mereka, maka saya akan siap bertarung,” ujarnya, Kamis (4/6).

Persyaratan partai pengusung minimal 6 kursi di DPRD Melawi. Sementara partai yang meraih 6 kursi di DPRD Melawi adalah Partai NasDem, sedangkan PDIP 4 kursi dan PAN 4 kursi.