Hindari Corona, Dua Desa di Pinoh Selatan Larang Penjual Masuk

oleh
Warga Desa Nyanggai

MELAWINEWS.COM, PINOH SELATAN – Sejumlah desa di Kabupaten Melawi kini menutup akses masuk areanya untuk menangkal Virus Corona (Covid-19).

Jalur masuk desa ada yang ditutup dan diperiksa warga yang masuk dan keluar desa untuk melakukan pendataan hingga memeriksa suhu tubuh dan mencuci tangan dengan sabun.

Pencegahan Wabah Covid-19 di Kabupaten Melawi memang memicu kepanikan warga sampai-sampai banyak desa melakukan karantina secara mandiri, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Desa yang melakukan karantina wilayah sendiri itu juga mengeluarkan imbauan atau instruksi dari pemerintah desa melalui baliho di setiap desa setempat.

Kini, dua desa di Kecamatan Pinoh Selatan yakni Desa Nyanggai dan Desa Sungai Bakah memilih untuk menutup akses masuk yang bukan warga desa di wilayah tersebut memutuskan karantina wilayah sebagai antisipasi penyebaran wabah virus corona ganas itu.

Salah seorang warga Desa Nyanggai, Yohanes Tarigan, menuturkan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 masuk ke Desa Nyanggai dan Desa Sungai Bakah, maka pihaknya mengimbau antara lain bagi warga penjual jenis apapun untuk sementara waktu tidak boleh masuk desa hingga batas waktu masa pencegahan corona membaik.

Selain itu pihaknya juga melarang warga untuk tidak mengunjungi tempat wisata air terjum Ntoba dan Sarai Sentulang.

Yohanes mengungkapkan, bahwa dari sisi keamanan kesehatan, langkah karantina wilayah yang diberlakukan adalah bagus, karena membuat warga menjadi lebih tenang dan mencegah penularan virus corona dari warga luar desa.