DPRD Harap Tak Ada Masalah dalam UNBK SD dan SMP

oleh
Rapat kerja Komisi 1 DPRD Melawi dengan Disdikbud Melawi

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Melawi, melalui Komisi I melakukan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Melawi guna membahas persiapan menghadapi UNBK.

Rapat kerja tersebut berlangsung di ruang rapat Komisi DPRD Melawi, Kamis (27/2).

Ketua Komisi I DPRD Melawi, Widya Rima menjelaskan, rapat kerja pihaknya dengan Disdikbud Melawi dilakukan untuk mengetahui kesiapan sekolah-sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi UNBK Tahun Ajaran 2019-2020.

“Kami hanya membahas UNBK untuk tingkat SMP dan SD, sebab tingkat SMA/SMK kewenangannya sudah di Provinsi,” ujar Widya Rima, ditemui usai gelar rapat kerja itu.

Widya menjelaskan, agar Disdik Melawi harus sudah bersiap dari sekarang untuk menghadapi pelaksanaan UNBK, khususnya infrastruktur penunjang seperti jaringan internet dan komputer, sehingga pada saat pelaksanaan UNBK tidak lagi ditemukan kendala dan masalah.

“Kita ketahui, belum semua sekolah negeri di Kabupaten Melawi sudah memenuhi standar untuk melaksanakan UNBK. Makanya kita minta Disdikbud untuk melakukan pendataan sekolah-sekolah yang bisa melaksanakan UNBK,” tutur politisi PKS ini.

Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Melawi, Widya Hastuti, meminta kepada Disdikbud Melawi, agar persiapan pelaksanaan UNBK tersebut untuk sedini mungkin dilakukan, termasuk melatih siswa yang akan mengikuti UNBK dengan mengikuti ulangan harian sistem komputer, serta ulangan sejenis untuk mengasah kesiapan siswa.

“Nantinya secara psikis siswa siap mengikuti UNBK, kalau sudah dilatih lebih awal melalui pengerjaan soal,” kata legislator Partai NasDem itu.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Melawi, H. Joko Wahyono, saat rapat kerja itu menuturkan, bahwa pihaknya sudah siap menjalankan UNBK di sekolah-sekolah yang ditunjuk pada bulan April 2020 mendatang.

“Selain sinkronisasi server, juga melakukan kesiapan antisipasi jaringan, genset, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya,” tandasnya.