MELAWINEWS.COM, MELAWI – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, menyampaikan bahwa Kabupaten Melawi secara resmi telah ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2028. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan yang telah diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi.
Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Pontianak pada 6 Februari lalu. Dalam forum tersebut, Kabupaten Melawi secara resmi ditunjuk sebagai penyelenggara MTQ XXXVI tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2028.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Dadi saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi pada Senin (23/2).
Sebelumnya, Kabupaten Melawi juga pernah dipercaya menjadi tuan rumah MTQ ke- XXIV tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2012 dan berhasil meraih predikat juara umum. Pada saat itu, jabatan Bupati Melawi diemban oleh almarhum H. Firman Muntaco.
Bupati Dadi sebelumnya telah menyatakan kesiapan Pemkab Melawi untuk kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat dalam rentang waktu hingga tahun 2030.
Bupati menegaskan bahwa masa jabatannya akan berakhir pada tahun 2030. Ia menyatakan komitmennya untuk menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Melawi sebelum masa tugasnya berakhir dua periode.
“Sebelum masa jabatan saya sebagai Bupati berakhir pada tahun 2030, saya siap menggelar MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Melawi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Melawi merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai suku dan agama, serta dikenal sebagai wilayah yang aman dan damai bagi seluruh kalangan.
Ia menambahkan, penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Melawi nantinya akan menjadi bukti bahwa daerah tersebut menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan saling menghormati antar umat beragama.
“Kita harus menunjukkan bahwa benih toleransi tumbuh dan terpelihara dengan baik di Kabupaten Melawi,” pungkasnya.
