Melawi  

Pastikan Keamanan Makanan, Dinkes Melawi Latih Penjamah Dapur MBG Yayasan Bahagia Santosa Raya

Dinkes Melawi menyelenggarakan pelatihan keamanan pangan siap saji bagi penjamah makanan bagi SPPG Program MBG Yayasan Bahagia Santosa Raya

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi menyelenggarakan pelatihan keamanan pangan siap saji bagi penjamah makanan. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinkes Melawi, Arif Santoso, di Gedung Sukiman Center Nanga Pinoh, Sabtu (7/2).

Pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari dan melibatkan 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Bahagia Santosa Raya Melawi yang tersebar di sejumlah kecamatan dan mengelola dapur Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Pelatihan gelombang pertama yang dilaksanakan di Gedung Sukiman Center Nanga Pinoh, diikuti oleh penjamah makanan dari lima SPPG, yakni SPPG Belimbing Batu Buil 002, SPPG Menukung Nanga Ella Hulu, SPPG Yanulsa, SPPG Hilir Kota Abadi, dan SPPG Bukit Raya.

Sementara itu, pelatihan gelombang kedua yang dijadwalkan pada Minggu (8/2) akan berlangsung di Kecamatan Tanah Pinoh dan diikuti oleh penjamah makanan dari SPPG Batu Begigi, SPPG Hilir Kota Abadi, SPPG Bthree Sehat Sokan, SPPG Bthree Sehat Sayan, serta SPPG Bukit Raya.

Kepala Dinkes Melawi, Arif Santoso, mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk memastikan setiap penyelenggara jasaboga atau penjamah makanan memiliki sertifikat kursus higiene dan sanitasi makanan, berbadan sehat, serta tidak menderita penyakit menular.

Menurutnya, dalam pelatihan tersebut pihaknya menghadirkan para narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya masing-masing agar materi yang disampaikan dapat diterapkan secara optimal dalam pengelolaan dapur Program MBG.

Ia berharap para penjamah makanan tidak hanya paham secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik sehari-hari di dapur masing-masing.

Ia menegaskan, keamanan pangan merupakan faktor krusial dalam keberhasilan Program MBG, karena menyangkut kesehatan dan keselamatan penerima manfaat, khususnya anak-anak.

Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Bahagia Santosa Raya Melawi, Ilf Usfayadi, menyampaikan apresiasi kepada Dinkes Melawi atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

Menurutnya, pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola dapur SPPG di bawah naungan yayasan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena keamanan dan kualitas makanan merupakan tanggung jawab besar. Melalui pelatihan ini, para penjamah makanan diharapkan semakin disiplin, profesional, dan memahami standar keamanan pangan,” kata Ilf.

Ia berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola SPPG dapat terus diperkuat demi mendukung keberhasilan Program MBG di Melawi.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan makanan yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan berkualitas bagi seluruh penerima manfaat,” pungkasnya.

Exit mobile version