MELAWINEWS.COM, MELAWI – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, menyebut darurat narkoba di daerah tidak bisa dianggap sepele, karena sudah sampai ke dusun-dusun dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi.
Terkait itu, Dadi mengajak semua pihak di Kabupaten Melawi bersatu dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba guna menyelamatkan generasi daerah khususnya.
Ajakan memerangi narkoba tersebut, dikatakannya saat menghadiri peringatan puncak HKG PKK ke- 53 tahun 2025 Tingkat Kabupaten Melawi, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Jumat (24/10/2025).
Menurut Dadi, peredaran narkoba saat ini di dilingkup Pemkab Melawi sudah merambah ke seluruh kecamatan hingga wilayah perdesaan dan dusun.
Dikatakan, peredaran barang haram yang merusak generasi daerah ini, kini tertinggi mencakup wilayah Kecamatan Nanga Pinoh, Sayan, Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat dan Sokan.
Lebih lanjut, Dadi pun mengharapkan kepada instansi yang berwenang bertindak tegas dalam memberantas peredaran narkoba ini, yang semakin marak di masyarakat.
Dadi menjelaskan, peredaran narkoba ini bisa diberantas secara tuntas, jika penjual dan bandarnya ditindak atau ditangkap.
“Oleh sebab itu kepada instansi yang berwenang untuk tegas dalam menangani kasus narkoba ini. Kabupaten Melawi sudah dikepung darurat narkoba, sehingga diperlukan kerjasama semua pihak untuk memeranginya,” ujar Dadi.
“Termasuk melaksanakan sosialisasi dari berbagai pihak seperti instansi terkait, Pemerintah Desa, TP PKK, Ormas dan pihak lainya, untuk memberikan pemahaman bahaya narkoba ini ke masyarakat,” sambungnya.
Dadi kembali mengugkapkan, dalam mengatasi peredaran narkoba ini semua pihak harus saling mendukung, semua harus bergerak dan berperan aktif termasuk dari pemerintah daerah, aparat, media, dan masyarakat dan pihak lainnya.
