Bunda PAUD Melawi: Pengembangan PAUD HI Harus Kolaborasi Semua Pihak

oleh -297 views
Bunda PAUD Melawi, Raisya Sabrina, membuka rapat koordinasi pengembangan PAUD HI

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Bunda PAUD Kabupaten Melawi, Raisya Sabrina, membuka rapat koordinasi pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan program PAUD Holistik Integratif (HI) di ruang Sekretariat Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Melawi komplek Kantor Bupati Melawi, Rabu (1/9/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri pemangku kepentingan, instansi terkait lintas sektor, organisasi mitra, lembaga PAUD dan sejumlah undangan dari berbagai unsur lainnya dilingkup Pemkab Melawi.

Dikesempatan itu Bunda PAUD Melawi, Raisya Sabrina, menyampaikan untuk menyusun program kerja dengan baik, sehingga sinergi semua pihak bisa berkolaborasi untuk memajukan PAUD yang ada di Melawi.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kata kunci untuk mewujudkan fungsi dan tujuan PAUD HI ini, selain adanya peran aktif pokja PAUD sendiri dan sinergi semua pihak menjadi kunci penting utama mempercepat realisasi program PAUD HI ini,” kata Raisya.

Raisya, yang merupakan istri Bupati Melawi ini menjelaskan, PAUD HI adalah penanganan anak usia dini secara utuh dan menyeluruh, mencakup layanan gizi, kesehatan, pendidikan, pengasuhan dan perlindungan, yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat yang didukung Pemerintah Daerah.

Raisya berharap, seluruh pelayanan pengembangan anak usia dini dapat dilaksanakan secara holistik dan terintegrasi, sehingga tercapai percepatan terwujudnya anak yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia sejak usia dini.

Menurutnya, untuk mewujudkan PAUD HI tersebut tidaklah mudah, sehingga dalam menghadapi tantangan yang ada, kata Ketua TP PKK itu seluruh kegiatan program pengembangan PAUD HI harus disinergikan agar dapat bergerak bersama dan seirama dalam menjalankan dan mewujudkan program tersebut.

Dia mengungkapkan, ada lima indikator dalam Pengembangan PAUD HI yang terdiri dari pendidikan, pemeriksaan kesehatan, program makan tambahan, koordinasi posyandu, serta deteksi tumbuh kembang anak.

Dikatakan, Pemerintah Pusat membentuk 50 PAUD HI disertiap kabupaten/kota. “Kabupaten Melawi salah satu daerah yang sudah mengajukan ke Pemerintah Pusat tiga lembaga PAUD HI yaitu PAUD Yossi, PAUD Global Jaya dan PAUD Harapan Bangsa Desa Domet Permai Kecamatan Ella Hilir.

Lebih lanjut dikatakan, tiga lembaga PAUD ini memang pantas diajukan masuk dalam PAUD HI dengan alasan berbagai kriteria diantaranya, karena anak murid banyak dan kualitas pembelajaran pendidikan yang tergolong baik.

“Saya berharap kita bisa mewujudkan PAUD di 169 bisa masuk dalam PAUD HI, jadi jangan hanya tiga PAUD saja. Untuk tahun ini tiga PAUD ini sebagai pecontohan dan pembinaan. Setelah itu tahun berikutnya secara bertahap baru kita kelola PAUD mana lagi yang bisa kita angkat masuk dalam PAUD HI,” tuturnya.

Dia kembali menegaskan, bahwa program ini harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, sinergi dengan koordinasi berkelanjutan, mencakup semua cakupan pelayanan anak usia dini, agar semua PAUD dapat menjadi PAUD HI.

Senada dengan itu, Ketua Pokja Bunda Paud Kabupaten Melawi, Petronela Asnawati, menyampaikan dengan adanya rapat koordinasi ini dapat memberikan pencerahan mengenai arah kebijakan pengembangan PAUD HI yang berkualitas untuk Kabupaten Melawi pada tahun mendatang, sehingga, akan terbentuk persepsi, arah dan tujuan yang sama dalam mengembangkan dan mempercepat terealisasinya PAUD HI di Melawi.

Menurutnya, dibentuknya Pokja Bunda PAUD diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas PAUD dengan berbagai mitra untuk mewujudkan layanan holistik terintegratif yang lebih baik.

“Bunda PAUD se-Kabupaten Melawi dapat mengoptimalkan perannya dalam menjalankan program PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif,” imbuhnya.