Pastikan Protokol Kesehatan, Ketua GOW Melawi Tinjau Uji Coba Belajar Tatap Muka

oleh -22 views
Raisya Sabrina saat meninjau proses belajar mengajar di SMPN 2 Nanga Pinoh

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Proses pembelajaran tatap muka pada sekolah tingkat sederajat PAUD, TK, SD dan SMP di Kabupaten Melawi telah dimulai sejak 4 Januari 2021 lalu.

Untuk memastikan pelaksanaan belajar tatap muka berjalan lancar dengan mengedepankan keamanan siswa dan protokol kesehatan, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Melawi, Raisya Sabrina, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi meninjau langsung proses belajar tatap muka di sejumlah sekolah di Kecamatan Nanga Pinoh, Rabu (20/1/2021).

Dikegiatan peninjauan sekolah itu, juga dilakukan pemberian masker, sabun cuci tangan dan stiker.

Ketua GOW Melawi, Raisya Sabrina mengatakan, sejak tanggal 4 Januari 2021 lalu sejumlah sekolah di Melawi melakukan uji coba belajar tatap muka di sekolah, tetapi tidak sepenuhnya.

“Sekolah tidak dipaksakan. Sebelumnya, Disdikbud Melawi juga sudah meminta persetujuan dan surat perjanjian dari orangtua murid. Anak-anak juga diperbolehkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring,” ujar istri Wakil Bupati Melawi itu, Rabu (20/1/2021)

Raisya Sabriba menyerahkan bantuan kebutuhan protokol kesehatan ke SMPN 2 Nanga Pinoh
Lebih lanjut dikatakan Raisya, kini Disdikbud Melawi kembali menghentikan sementara belajar tatap muka hingga 15 Februaru 2021, lantaran Kabupaten Melawi masuk zona Orange untuk potensi meningkatnya kasus positif Covid-19.

Kepada sekolah yang tetap melaksanakan belajar tatap muka, Raisya meminta para guru untuk terus mengawasi proses pembelajaran, dengan memperhatikan protokol kesehatan, agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar.

Raisya juga berpesan kepada peserta didik agar terus meningkatkan prestasi. Pandemi Covid-19 ini bukan halangan atau rintangan untuk terus berprestasi.

“Semoga kedepannya seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka dengan rasa nyaman. Peserta didik dapat menerima pelajaran di sekolah dengan baik dan menjalankan adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini dengan rasa tenang,” tutur Raisya.

Sebelumnya Kepala Disdikbid Melawi, H. Joko Wahyono mengatakan, untuk sekolah-sekolah di Kecamatan Nanga Pinoh dan kecamatan lainnya yang daerahnya masih memungkinkan dilaksanakan pembelajaran tatap muka, mempersilahkan dilanjutkan kembali belajar tatap muka.

“Boleh juga sekolah di luar Kota Nanga Pinoh menerapkan belajar dari rumah (BDR), sesuai dengan sikon masing-masing,” ujar Joko.