Raih Opini WTP, Bupati Ajak Seluruh OPD Bertekad Pertahankan

oleh

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi berhasil menorehkan sejarah. 

Untuk pertama kalinya, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 sukses meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalbar.

Bupati Melawi, Panji, menyampaikan rasa syukurnya atas perolehan opini WTP tersebut. “Tentunya kita wajib bersyukur, karena merupakan pertamakali sejak Melawi berdiri 16 tahun lalu,” ujar Bupati di Kantor Bupati Melawi, Kamis (2/7).

Atas prestasi ini Bupati mengucapkan terimakasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang sudah bersama-sama kompak dan bekerja keras, sehingga Melawi terwujud meraih predikat WTP.

Ucapan terimakasih juga di sampaikan kepada DPRD Melawi atas kerjasamanya yang baik, sehingga Melawi dapat meraih WTP.

“Ini kerena kerjasama yang baik di semua komponen, sehingga mampu menyajikan laporan yang baik dan Kabupaten Melawi dinilai layak menerima WTP,” kata Bupati.

Bupati menegaskan, agar kedepan prestasi ini harus dipertahankan terus menerus dan ditingkatkan lagi, sehingga pada tahun anggaran berikutnya Kabupaten Melawi tetap menyandang opini WTP.

Menurut Bupati, prestasi ini merupakan beban juga sekaligus memotivasi semua komponen, sebab untuk mempertahan status WTP ini bukan hal yang mudah, karena bisa saja mengalami kemunduran dan disclaimer.

Ia berharap, predikat WTP bisa dipertahankan dan pengelolaan keuangan APBD kabupaten Melawi lebih baik lagi.

Terpisah, Ketua DPRD Melawi, Widya Hastuti, menyampaikan selamat atas pencapaian pertamakalinya bagi Kabupaten Melawi meraih WTP.

Ini menunjukkan komitmen dan kerja keras bupati beserta jajaran OPD, dan juga sinergi yang telah dibangun bersama DPRD Melawi dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ujar Widya Hastuti.

Ia berharap, hasil ini bisa menjadi pendorong dan semangat mempertahankan serta pemacu dalam melaksanakan pengelolaan keuangan lebih baik lagi ditahun anggaran berikutnya.