Orang Sibuk Minta Bantuan, Warga Miskin di Nanga Nuak Tolak Jatah BLT-DD

oleh
Merasa ada yang lebih berhak menerima, Iyan menolak BLT DD

MELAWINEWS.COM, ELLA HILIR – Dampak wabah virus corona (Covid-19) sangat terasa bagi perekonomi masyarakat, terlebih di pedesaan.

Akibatnya, banyak warga yang berlomba-lomba mengaku kurang mampu. Terutama saat pemerintah menggelontorkan berbagai jenis bantuan sosial baik dari APBN, APBD maupun dari kalangan berbagai elemen masyarakat.

Lain halnya di Desa Nanga Nuak, Kecamatan Ella Hilir, Melawi. Ada lima Kepala Keluarga (KK) yang tergolong keluarga tidak mampu patut menjadi contoh.

Betapa tidak, salah satunya keluarga Iyan, yang sehari hari menjadi petani karet ini, mengundurkan diri dari penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD), dengan alasan dirinya tidak cukup berhak menerima.

Sebelumnya, lima KK ini memang tercatat sebagai penerima BLT-DD 2020 sebesar Rp 600 ribu perbulan selama tiga bulan kedepan sebagai dampak dari virus corona (Covid-19) melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Nanga Nuak.

Menurut Iyan, alasan dirinya mengundurkan diri tidak menerima bantuan, lantaran merasa masih ada warga lain yang lebih berhak menerima.

“Makanya kami tidak menerima BLT-DD, agar diserahkan kepada warga yang lebih pantas dan berhak menerimanya,” ujar Iyan, Kamis (4/6).

Penolakan tersebut, kata Iyan, dilakukan dengan keikhlasan hati dan kerendahan hati.

Dikatakan, jika melihat kondisi, keluarganya bukan lah orang berada, namun masih ada warga lain yang lebih pantas menerima bantuan tersebut.

“Kami memberikan kesempatan kepada warga yang lebih membutuhkan,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Nanga Nuak, Sopiyansah, memberikan apresiasi kepada lima KK warganya yang sanggup mengundurkan diri dari penerima BLT yang berasal dari DD 2020 tersebut.

“Ya kita sangat apresiasi sekali. Saya pikir hal ini sangat sulit terjadi di desa-desa. Saya turut bangga dengan warga yang mempunyai kesadaran tinggi, yang sebelumnya terdata sebagai penerima BLT-DD ini,” sebut Sopiyansah, Kamis (4/6) disela-sela penyerahan BLT-DD tersebut kepada warganya.

Ia mengatakan, melalui Musdesus, tercatat penerima BLT-DD di Desa Nanga Nuak sebanyak 132 KK.

“Kendati demikian, masih ada warga memegang teguh prinsip hidup. Yakni tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah,” tandasnya.