Ingin Jadi Kepala Desa, Apakah Murni Membangun Desa Atau Tergiur DD?

oleh
Ilustrasi Pilkades Serentak

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – 111 desa di 11 kecamatan yang tersebar di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi, Kalimantan Barat, akan menggelar Pilkades Serentak pada tanggal 20 April 2020 mendatang.

Ingin maju sebagai calon kepala desa, apakah murni untuk membangun desa dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa, ataukah ada misi di luar itu, seperti memanfaatkan dana desa (DD) untuk kepentingan diri sendiri, keluarga maupun kolega?

Menariknya, ketika antusiasme dan semangat masyarakat untuk maju sebagai kepala desa, termasuk kaum milenial sangat meningkat dalam dua periode Pilkades khususnya di Kabupaten Melawi. Terlihat, jumlah calon terus meningkat, kemungkinan lantaran ada anggaran DD dari Pemerintah Pusat yang dikucurkan ke desa hingga mencapai miliaran rupiah.

Pantauan, meningkatnya aliran DD setiap tahun dari Pemerintah Pusat membuktikan, antusiasme masyarakat menjadi kepala desa sangat tinggi. Beda dengan Pilkades sebelumnya, ketika DD belum mengalir dari Pemerintah Pusat, warga yang ingin menjadi kepala desa tidak begitu dilirik, selain aliran DD belum ada, juga tunjangan kepala desa terbilang kecil.

Melihat kondisi itu, para calon kepala desa yang hendak bertarung di Pilkades hendaklah menunjukkan pribadi yang kaya akan gagasan-gagasan dalam membangun desa, senantiasa mendesain ke arah lebih baik membawa desanya. Jika terpilih menjadi kepala desa, hendaknya menyelamatkan kelola DD dari keluarga kepala desa, para preman desa dan bos-bos desa.

Masyarakat desa tak lama lagi akan menentukan pilihan kepala desanya perlu mencermati track record setiap calon kepala desa. Masyarakat harus lebih aktif memahami visi dan misi dari calon kepala desa, tidak lagi karena alasan bagi-bagi uang (money politic).

Melalui pengalaman masyarakat desa yang telah dipimpin kepala desa bertahun-tahun ada yang baik dan buruk, maka masyarakat harus lebih aktif lagi dalam memilih calon kepala desa dan pantas membawa masyarakat dan desa ke arah yang lebih baik.

Bagi para calon kepala desa, selamat bertarung. Jelang Pilkades, terus lah menjalin silaturahmi, menjaga kedamaian dan kesejukan semangat persatuan di masyarakat.

Hindari politik uang dan bermain curang, sehingga Pilkades akan berjalan aman, lancar dan sukses. Sampaikan politik yang beretika santun dan bisa mencerdaskan masyarakat. (Sirait)