Bertindak Cepat, Kerangka Jembatan Gantung Roboh Sokan Dievakuasi

oleh
Bangkai jembatan gantung yang roboh di Sokan sedang dilakukan upaya evakuasi

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Sepakat dengan Desa Tanjung Sokan di Kecamagan Sokan, Kabupaten Melawi, roboh sebelum diresmikan, Sabtu (4/1) sekira pukul 11.00 WIB.

Menara jembatan gantung di Desa Sepakat dilakukan upaya pembongkaran

Jembatan tersebut diketahui proyek didanai APBD Melawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) tahun 2019 menggunakan dana dengan nilai pagu Rp 950.408.000 dikerjakan CV Karya Raya.

Informasi dihimpun, warga disana tak ada yang mengetahui apa penyebab robohnya jembatan tersebut. Warga hanya tahu, jembatan sidah selesai dikerjakan, namun belum difungsikan.

“Warga tidak ada yang tahu penyebab jembatan tersebut ambruk. Kondisi jembatan saat ini memang sudah selesai dikerjakan, namun tiba-tiba ambruk tidak diketahui penyebabnya,” ungkap Wakil Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi UY, Minggu (5/1).

Dikatakan Ogi, biasa disapa itu, pasca roboh jembatan tersebut, kerangka jembatan gantung yang melintang di sungai saat ini sedang dilakukan upaya pembongkaran hingga pengangkatan atau menyingkirkan material jembatan ke tepian.

“Kita apresiasi kepada pihak-pihak terkait, kerangka jembatan sedang dilakukan upaya pengangkatan, sehingga arus lalu lintas air warga yang memanfaatkan Sungai Pinoh tidak terganggu dan tidak membahayakan keselamatan” ujar legislator PAN itu.

“Bila dibiarkan puing jembatan itu terus membentang di sungai, maka akan berbahaya kepada masyarakat yang menggunakan transportasi sungai tersebut. Untuk penanganan awal, mengangkat material jembatan dulu, agar transportasi sungai bisa dilewati masyarakat dengan lancar,” sebut Ogi.

Sementara itu, pasca roboh jembatan kata Camat Sokan, Ardiansyah, tiang manara yang terletak di Desa Sepakat belum tumbang, namun pada Subuh, Minggu (5/1) tiang menara tersebut sudah ikut tumbang.

Ardiansyah mengatakan, pihak-pihak terkait sudah bertindak cepat terkait material jembatan yang roboh untuk disingkirkan, termasuk tiang menara, karena saat ini sedang dilkukan upaya pembongkaran.

“Memang, jika tidak segera di bongkar atau diangkat kerangka jembatan dan pembongkaran tiang menara yang tersisa, maka di khawatirkan kerangka jembatan akan terbawa arus air, sehingga tali bisa mengikis rumah warga sekitar dan bisa menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan,” ujar Ardiansyah, Minggu (5/1).

Ia menambahkan, pasca roboh jembatan gantung hingga upaya pembongkaran material jembatan saat ini di lokasi juga dalam pengawasan dari berbagai pihak diantaranya, instansi terkait, kejaksaan dan kepolisian.