Jalan Pinoh-Ella Hancur Lebur Macam Bubur

oleh
Kondisi jalan Pinoh Ella yang rusak di sejumlah titik.

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Ruas Jalan Pinoh-Ella kembali mengalami kerusakan parah. Beberapa pekan terakhir ruas yang menghubungkan wilayah hulu jalur Sungai Melawi dengan Nanga Pinoh bahkan berlubang sangat dalam serta dipenuhi lumpur sehingga menyulitkan kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Kondisi ini sangat mengganggu kelancaran lalu lintas jelang Natal dan Tahun Baru.

Dedi Hermawan, warga Pinoh yang hampir tiap hari pulang balik ke Ella Hilir mengungkapkan kondisi ruas jalan Pinoh-Ella sudah sangat memperihatinkan.

“Apalagi curah hujan begitu tinggi membuat jalan yang memang sudah rusak sebelumnya semakin parah. Lubang semakin dalam dan berlumpur mirip bubur,” keluhnya.

Dedi mengungkapkan, ada empat titik yang parah sepanjang Simpang Ella hingga Ella Hilir. Yakni di wilayah Dusun Otak, Sebaju, ujung Jembatan Kebebu serta dekat Semadin Lengkong.

“Tak jarang karena kerusakan jalan membuat kemacetan panjang. Terutama bila ada kendaraan yang nyangkut di tengah jalan rusak,” katanya.

Bahkan, lanjut Dedi, kendaraan yang rendah seperti Avanza sudah sangat susah melintas di jalan yang rusak. Tak jarang harus dibantu dengan ditarik kendaraan lainnya agar bisa lolos dari lubang.

“Kondisi ini semakin diperparah dengan tingginya lalu lintas kendaraan pengangkut buah sawit,” ujarnya.

Dedi yang akrab disapa Banteng inipun meminta ada upaya perbaikan oleh pemerintah. Terlepas status jalan ini saat ini sudah naik menjadi jalan nasional poros tengah. karena masyarakat yang menggunakan jalan adalah sebagian besar masyarakat Melawi juga.

“Baru ada beberapa titik yang sudah dilakukan penimbunan. seperti di wilayah Semadin. Kalau dibiarkan kerusakan akan semakin parah,” katanya.

Kerusakan jalan inipun membuat waktu tempuh Pinoh-Ella yang biasanya hanya 45 menit atau satu jam bertambah semakin lama hingga tiga jam lamanya. Dedi pun berharap ada perhatian dari perusahaan perkebunan yang juga ikut memanfaatkan ruas jalan ini untuk mengangkut hasil kebunnya.