Waspada, Jambret Gentayangan Di Kota Pinoh

oleh
Ilustrasi penjambretan

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Kasus penjambretan dilaporkan terjadi di ruas Jalan Pinoh-Kotabaru, tepatnya di depan Rumah Dinas Sekda Melawi, Minggu (22/12) malam. Korbannya seorang wanita muda bernama Franata Suriana Esthi yang sedang bergoncengan bersama rekannya. Dua smartphone hilang bersama tas kecil yang dijambret pelaku .

Kasus inipun langsung dilaporkan Esthi ke aparat. Dalam pengaduan yang disampaikannya ke Polsek Nanga Pinoh, korban dijambret pelaku saat melintas di ruas jalan Pinoh-Kotabaru tepat di depan Rumah Dinas Sekda sekitar pukul 19.00 WIB.

Dari keterangan Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Markus mengungkapkan korban bersama rekannya berboncengan menggunakan sepeda motor melintas di jalan yang tak jauh dari Pendopo Bupati Melawi. Tiba-tiba pelaku sebanyak dua orang yang tidak dikenal mendekati keduanya dan langsung menarik tas kecil yang dibawa Esthi. Korban bersama rekannya sudah berupaya mengejar pelaku namun hasilnya nihil.

“Pelaku disebutkan menggunakan motor matic saat beraksi dan melaju ke arah BTN RSUD. Tas kecil ini sendiri berdasarkan pengakuan korban berisi dua unit handphone serta sejumlah surat surat penting,” katanya.

Korban Esthi mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta. Markus mengungkapkan pihaknya pun sudah mengirimkan anggota untuk mengecek TKP pada malam itu juga tak lama setelah kejadian penjambretan.

“Lokasinya memang gelap, walau memang bisa dikatakan pelaku ini cukup nekat menjambret disitu karena cukup ramai orang,” katanya.

Dikatakan Markus, kasus penjambretan ini termasuk jarang terjadi di Melawi. Bahkan sejak ia menjabat, ini pertama kalinya ada kasus penjambretan yang kini ditangani Polsek Nanga Pinoh. Apalagi penjambretan berlangsung tak lama setelah rombongan Kapolda dan Pangdam XII meninggalkan Pendopo.

“Masih kita dalami kasus penjambretan ini. Korban belum sempat kita periksa karena yang bersangkutan masih mengurus SIM nya. Kita juga memantau apakah pelaku ini orang lama atau pemain baru,” ujarnya.

Markus pun menyampaikan imbauan Kamtibmas, meminta agar masyarakat waspada terhadap aksi kriminalitas jalanan seperti jambret ataupun begal. Ia menilai, pelaku memanfaatkan momen Natal dan tahun baru untuk melakukan aksi kejahatan.