Mendadak Ramai, Tiga Tokoh Senior Bersamaan Mendaftar ke Partai Golkar Melawi

oleh
Malin, H. Firman Muntaco dan Kluisen

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Kantor Partai Golkar Melawi mendadak terlihat  ramai dengan kedatangan tiga tokoh yang datang bersamaan dan sama-sama menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Pilkada Melawi 2020, Kamis (28/11) siang.

Tiga tokoh populer itu adalah mantan Bupati Melawi dan mantan Ketua DPD Partai Golkar Melawi, H. Fiman Muntaco, yang maju sebagai balon bupati dan dua balon wakil bupati, yakni Ketua DPC PDIP Melawi yang juga sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Melawi, Kluisen dan mantan anggota DPRD Melawi tiga periode yang juga merupakan salah satu pengurus PDIP Provinsi Kalbar, Malin.

Kedatangan tiga tokoh tersebut, disambut anggota DPRD Melawi dari Partai Golkar yang juga menjabat Sekretaris dan Bendahara DPD Partai Golkar Melawi, Taufik dan Oktafianus serta Tim Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Melawi 2020 Partai Golkar.

Suasana kedatangan tiga tokoh itu cukup meriah, karena didampingi pendukung, relawan dan simpatisan.

Balon bupati H. Firman Muntaco serahkan berkas pendaftaran kepada tim penjaringan
Tiga tokoh yang mengaku siap bersaing dalam Pilkada Melawi 2020 bersama-sama berharap, agar Golkar bisa menjadi salah satu kendaraan politik untuk maju dalam Pilkada itu, sehingga memenuhi syarat koalisi dalam mengusung sendiri pasangan balon.

Ketua Tim Penjaringan, Abang Sabrinsyah, menyampaikan terima kasih kepada balon bjpati dan wakil bupati yang mempercayakan Golkar sebagai salah satu harapan kendaraan politiknya dalam menghadapi Pilkada Melawi nanti.

Sabrinsyah mengatakan, selanjutnya berkas formulir pendaftaran akan diproses pihaknya sesuai dengan tahapan melalui ketentuan dan aturan tim penjaringan. Kemudian berkas pendaftaran akan diserahkan ke DPD Provinsi Kalbar, seterusnya ke DPP.

Ia menegaskan, bahwa yang akan memutuskan kemana Golkar berkoalisi dan nama yang akan di usung di Pilkada Melawi 2020, baik Balon Bupati dan Wakil Bupati adalah DPP Golkar.

Sekretaris DPD Golkar Melawi, Taufik, mengatakan tiga tokoh yang mendaftar ke Golkar merupakan politikus senior dengan segudang pengalaman memimpin Melawi. Partai Golkar, kata dia, tak bisa mengusung sendiri balon dan harus berkoalisi dengan partai lainnya, sebab perwakilan Golkar di DPRD Melawi hanya 4 kursi, sehingga butuh 2 kursi lagi sebagai syarat mengusung. 

Balon wakil bupati, Kluisen, serahkan berkas pendaftaran kepada tim penjaringan
Taufik berharap, balon bupati Firman Muntaco, yang pernah membesarkan Golkar di Melawi itu bisa mendapat rekomendasi dari DPP Golkar. Bila mendapat rekomendasi, ada juga sahabat kita dari PDIP. Silahkan bapak memilih,” ujarnya, disambut tawa yang menyaksikan penyerahan berkas pendaftaran itu. 

“Selain kandidat balon wakil bupati dari PDIP, kami juga dari Golkar telah menyiapkan balon wakil bupati yang siap maju, diantaranya dirinya sendiri, ada juga Abang Ahmaddin, dan Saparni. Siapapun yang mendapatkan rekomendasi, partai Golkar berharap tetap dapat diperhatikan dan dilibatkan dalam pembangunan bagi Melawi kedepan,” harapnya.

Ditempat yang sama, Kluisen, mengakui bahwa keputusan menjadi calon bupati atau wakil bupati berada di DPP. Dikatakannya, PDIP punya kader yang siap untuk mengurus Melawi. Karenanya, ia berharap partainya dengan Golkar bisa berkoalisi nanti, mengingat di DPRD Melawi PDIP dan Golkar memiliki 4 kursi yang sama. Jadi dua partai ini apabila berkoalisi, sudah bisa mengusung sendiri pasangan calon.

Kemudian, Malin mengatakan, niat maju sebagai balon wakil bupati tentu untuk membawa Melawi ke lebih baik kedepan. Dikatakannya, pilihan mendaftar ke Golkar diharapkan bisa diterima dan kemudian berkoalisi serta bersama membangun Melawi

“Alasan mendaftar karena Golkar partai terbuka, dinamis dan menerima dari berbagai latar belakang dan kepentingan. Berkoalisi dengan Golkar, saya siap membangun Melawi dan membesarkan Golkar nantinya,” ujarnya.

Malin menegaskan, menghormati sepenuhnya mekanisme penjaringan partai Golkar untuk menentukan finalisasi pasangan calon kepala daerah. “Kami kader yang siap dan mempersiapkan diri,” ucapnya.

Balon wakil bupati, Malin, serahkan berkas pendaftaran kepada tim penjaringan
Sementara itu, Firman Muntaco, mengatakan dirinya maju karena titipan masyarakat. Ia menyatakan, sebenarnya tak ambisi lagi untuk kembali menjadi balon orang nomor satu di Melawi, namun, karena masyarakat yang meminta kembali dirinya maju menjadi balon bupati.

Foto bersama usai gelar pendaftaran
Firman berharap, mulai dari kabupaten, provinsi dan DPP untuk bisa menerima dirinya dan mendapatkan rekomendasi melalui Partai Golkar sebagai salah satu kendaraan politiknya menghadapi Pilkada Melawi 2020 mendatang.