Serius Maju Cawabup, Mulyadi Serahkan Formulir Pendaftaran di Tiga Partai

oleh
Mulyadi menyerahkan berkas pendaftaran Cawabup di Partai Gerindra

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Anggota DPRD Melawi Periode 2014-2019, Mulyadi mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon wakil bupati Melawi ke tiga partai, Kamis (7/11) siang. Ia pun menegaskan keseriusannya maju di Pilkada Melawi.

Mulyadi ditemui di Sekretariat Penjaringan Partai Gerindra mengungkapkan tiga partai yang ia kembalikan formulirnya yakni PPP, PAN dan Gerindra. Ia pun sejauh ini sudah mendaftar di empat partai, setelah sebelumnya juga telah mengembalikan formulir pendaftaran cawabup di PDI Perjuangan.

Memilih mencalonkan diri sebagai cawabup, kata Mulyadi tentu sudah melalui pertimbangan panjang. Ia menilai menjadi kandidat kepala daerah juga perlu dukungan masyarakat termasuk finansial.

“Makanya saya belum berani menjadi cabup karena harus mengukur diri. Menjadi Wakil bukan berarti kita hanya ban serap. Kalau memang sama berkomitmen dengan Bupati kita bisa saling mendukung dan mengisi untuk memperkuat pemerintah,” katanya.

Mulyadi pun menyatakan dari pengalaman sebagai anggota DPRD, dirinya merasa untuk merubah sesuatu menjadi lebih baik, memang harus didalam sistem. Di dewan, ia beranggapan belum bisa berbuat banyak untuk membangun

“Bagaimana kita mendatangkan investor sehingga lapangan kerja bisa banyak terbuka. Untuk dana pembangunan, harusnya kita bisa membangun lobi dan membuka ruang untuk mendatangkan dana pusat ke Melawi. Karena jabatan lima tahun ini singkat,” ulasnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Penjaringan Cabup Cawabup Partai Gerindra Melawi, Abang Heriyansyah mengungkapkan Mulyadi yang pertama mengembalikan formulir pendaftaran wakil bupati.

“Untuk Cabup belum bisa dipastikan. Tapi kemarin sudah ada dua yang mendaftar yakni Dadi Sunarya dan Firman Muntaco,” katanya.

Heriyansyah menerangkan pengembalian formulir diperpanjang sampai 16 November. Usai seluruh pendaftar mengembalikan formulir , tim penjaringan akan menyerahkan berkas yang diterima untuk kemudian diserahkan ke DPD dan diteruskan ke DPP.

“Ada penyampaian, atau hasil kajian dari DPC Gerindra terkait kasus kondisi situasi politik di Melawi, termasuk elektabilitas dan ketokohan calon serta kompetensi setiap kandidat yang mendaftar sebagai catatan dari tim ke DPD dan DPP,” jelasnya