Perencanaan Pembangunan Transparan, Bappeda Luncurkan Program E-Planning

oleh
Bupati Melawi, Panji, saat membuka workshop Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan E-Planning gelaran Bappeda

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pemkab Melawi melalui Bappeda menggelar workshop Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan E-Planning berbasis aplikasi dalam penyusunan dokumen perencanaan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (15-16/10) di salah hotel di Kota Nanga Pinoh tersebut dibuka Bupati Melawi, Panji, Selasa (15/10) pagi. Sedangkan peserta di ikuti perwakilan seluruh OPD dan Camat di lingkup Pemkab Melawi sebanyak 100 orang dan nara sumber dari PT Tata Perencana Provinsi Kalbar.

Kepala Bappeda Melawi, Jaya Sutardi mengatakan, dengan penerapan E-Planning akan berdampak pada tertibnya penyusunan dokumen perencanaan secara benjenjang, serta penyusunannya memenuhi semua aspek yang telah ditentukan dalam Peraturan Perundang Undangan. Terutama aspek ketepatan waktu. Selain itu, penyusunan rencana dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien dan responsif, transparan, partisipatif dan akuntabel.

Lebih lanjut dikatakan, dokumen rencana yang dihasilkan menjadl berkualitas dari aspek tujuan. “E-Planning akan diintegrasikan dengan E-Budgeting, sehingga database perencanaan dan penganggaran menjadi satu data, dehingga memudahkan dalam pengendalian dan pelaporan,” terang Jaya.

Dengan penerapan E-Planning ini, sebut Jaya, dalam penyusunan perencanaan pembangunan Melawi akan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dengan berbagai kemudahan yang ada dalam sistem tersebut.

Ia berharap, bahwa konsistensi antara perencanaan dan penganggaran merupakan kebutuhan mutlak dalam penyelenggaraan Pemkab Melawi, dengan penerapan perencanaan yang terintegrasi dengan penganggaran.

Ditempat yang sama, Bupati Melawi, Panji menyampaikan, bahwa penerapan E-Planning di lingkungan Pemkab Melawi sebenarnya bukan barang baru, sebab selama dua tahun sebelumnya Pemkab Melawi sudah menerapkan E-Planning, hanya saja platformnya yang berbeda.

Dikatakan Panji, E-Planning sendiri merupakan sistim informasi perencanaan pembangunan menggunakan elektronik, dimana penyusunan perencanaan penganggaran pembangunan seperti, KUA PPAS APBD dapat terselesaikan dengan mudah, cepat dan tepat.

Panji menjelaskan, dengan penerapan E-Planning agar dapat dikelola Bappeda dengan baik, sehingga dapat menghasilkan perencanaan yang efektif demi mewujudkan komitmen Melawi untuk menghindari korupsi. “Perencanaan tak matang mengenai stabilitas anggaran, cenderung goyang dan berubah. Dengan demikian, proses penyusunan dokumen perencanaan secara E-Planning ini dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Bupati menuturkan, banyak manfaat yang di dapatkan dengan adanya sistem E-Planning ini, selain sebagai alat bantu bagi aparatur perencana di OPD dalam menyusun rencana kerja pembangunan, juga ingin meningkatkan kualitas perencanaan, memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Kita berharap adanya E-Planning ini semua tahapan pembahasan rencana pembangunan dapat terdokumentasi secara sistematis oleh sistem, kedepan diharapkan tidak terjadi lagi program atau kegiatan yang muncul tanpa melalui proses dalam perencanaan,” jelasnya.