Ini Penjelasan Manajer Saat Pabrik PT SIP Disidak Dewan

oleh
Anggota DPRD Melawi saat melakukan sidak Pabrik PT SIP Desa Pemuar Senin (19/8/2019)

MELAWINEWS.COM,MELAWI-Manajer Pabrik PT SIP, Tauhid Hidayat mengungkapkan untuk izin operasinal perusahaannya sudah mengantonginya. Sedangkan, untuk AMDAL, diakuinya masih dalam proses. Namun, ia mengatakan upaya mengantisipasi agar limbah pabrik tak mencemari lingkungan sudah dilakukan berbagai upaya.

“Bisa dilihat kolam limbah kita ada 14. Disisi kolam sudah dibuat dinding sehingga bila ada tetesan minyak, tak akan keluar dari kolam. Secara total area luasan pabrik mencapai 40 ribu meter persegi,” katanya.

Tauhid juga mengatakan, sudah ada drainase domestik yang akan menampung air hujan serta drainase yang untuk menampung limbah pabrik yang akan di recycle. Soal dampak lingkungan seperti bau hingga kebisingan, menurutnya sebenarnya bisa diminimalisir dengan teknologi yang ada.

“Sekarang limbahnya sudah tidak ada bau sama sekali. Bau bisa dikendalikan. Termasuk suara kebisingan bisa direduksi sehingga kebisingannya jauh menurun,” katanya.

Terkait soal kewajiban perusahaan untuk menyediakan lahan minimal 20 persen, diterangkan Tauhid sudah dilakukan langkah, diantaranya dari PT BPK untuk menyuplai buah.

“Ada juga yang sedang berproses untuk mencari lahan baru untuk kebun sawit. Karena manajemen ini kan baru berganti. Kita baru masuk pada Mei tahun ini,” jelasnya.