Jarot Tandatangani LOI Program Kemitraan PERPAMSI

oleh
penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak oleh Bupati Sintang Jarot winarno

MELAWINEWS.COM, SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno, melakukan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM Tirta Senentang Sintang, PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau dan PDAM Tirta Sirin Meragun Sekadau, di Kantor PDAM Tirta Senentang Sintang, Kamis (15/8).

Hadir dalam acara tersebut Direktur Eksekutif PT. Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Ashari Maryono, jajaran PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, jajaran PDAM Tirta Senentang Sintang, jajaran PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau dan jajaran PDAM Tirta Sirin Meragun Sekadau serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik dan mendukung adanya penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM dari Sintang.

Karena menurutnya hal ini membuktikan bahwa mengurus air bersih itu harus bersama-sama malalui Perpamsi sebagai fasilitator, sementara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak yang sudah maju sebagai mentor lalu resipiennya adalah PDAM Sintang, Sanggau, Sekadau dan lainnya.

Jarot menjelaskan bahwa Problem atau masalah yang terjadi di PDAM Tirta Senentang dengan PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak bahkan yang lainnya juga sama yakni terkait masalah suplai air baku, karena airnya kadang payau dan sebagainya.

“3 tahun lalu saya tantang PDAM Sintang ini untuk mencapai 10.000 pelanggan sampai sekarang belum tercapai, karena sampai saat ini baru 7.100 pelanggang,” terang Jarot.

Oleh karenanya tambah Jarot aspek Hospitality layanan kepada pelanggan, kemudahan kepada pelanggan dan lainnya yang mesti harus di tingkatkan dan itulah menjadi tantangan kedepannya.

Sementara itu Direktur Eksekutif PT. Perpamsi Ashari Maryono menjelaskan bahwa Penandatangan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi bertujuan memberikan motivasi bagi PDAM untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanannya, karena setelah penandatangan ini selanjutnya dilakukan kegiatan survey diagnostik untuk melihat problem atau masalah di tiap-tiap PDAM kemudian dapat di kerjasamakan dan di bimbing oleh mentor yakni PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak.

“Karena tanpa pengendalian tingkat kehilangan air ketika kami lihat datanya cukup tinggi, sehingga ini tepat untuk menjadi perhatian, kemudian sebagai entitas usaha tentu harus dipotret kuangannya agar manghasilkan sesuatu yang dapat di pertanggungjawabkan,” pungkas Ashari.