Sensus Penduduk 2020, BPS Gunakan Metode Kompilasi

oleh
MELAWINEWS.COM, Melawi – Sensus Penduduk bakal digelar BPS pada 2020 mendatang. Sensus kali ini tak hanya dilakukan dengan datang langsung ke rumah-rumah, namun juga memanfaatkan aplikasi pengisian data mandiri.
Kepala BPS Melawi, Sugeng Junedi mengatakan akan ada metode yang baru yang digunakan BPS untuk mendata penduduk.
“Kalau biasa kita mendata door to door langsung. Kali ini kita ada metode kombinasi,” terangnya.
Menurut Sugeng, sebelum mendatangi penduduk dari rumah ke rumah, BPS terlebih dahulu melakukan kompilasi data dari dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dari data ini akan menjadi dasar untuk melakukan pendataan penduduk.
“Sehingga diharapkan perbedaan data antara BPS dengan Dukcapil terkait data penduduk, diskrepansi akan semakin mengecil karena sumbernya sama,” ujarnya.
Dipaparkan Sugeng, dalam proses pendataan penduduk, ada juga metode pengisian data penduduk mandiri melalui CAWI (Computer Assisted Web Interview). Namun metode ini memerlukan jaringan internet.
“Jadi untuk penduduk yang terjangkau sinyal hp bisa melakukan pengisian manual data kependudukan,” paparnya.
Dari data Dukcapil dan pengisian mandiri ini, lanjut Sugeng , nantinya akan dikonfirmasi lagi oleh BPS ke Ketua RT. Apakah data penduduk tersebut sudah benar. Termasuk penduduk yang sudah meninggal atau pindah juga diklarifikasi kembali.
“Setelah itu, baru kita door to door. Sehingga penduduk tak terdata atau double cacah ini bisa diminimalisir. Sehingga data Dukcapil terverifikasi dan data Sensus Penduduk bisa berjalan dengan bagus,” katanya.
Sehingga kedepan, ujar Sugeng ada satu data kependudukan yang bisa diupdate sewaktu waktu oleh Disdukcapil. Baik penambahan penduduk maupun mungkin ada penduduk yang meninggal atau pindah.