11 Tahun Jembatan Ambruk, Warga Minta Perhatian Pemkab

oleh
Warga berharap ke Pemkab Melawi membangun kembali jambatan ambruk di aliran Sungai Ella Hilir

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Meski sudah 11 tahun ambruk diakibatkan banjir bandang, namun belum ada tanda-tanda jembatan yang berada dikawasan Desa Nanga Kalan, Kecamatan Ella Hilir, Melawi, akan dibangun kembali.

Pantauan media ini, sebagian puing jembatan beton yang terletak di aliran Sungai Ella Hilir ini dibiarkan melintang menutupi aliran sungai.

Warga disana memohon ke Pemkab Melawi, melalui instansi terkait memperbaiki jembatan yang ambruk pasca banjir bandang di wilayah itu tahun 2008 lalu. Menurut warga, keberadaan jembatan amat penting untuk menunjang aktivitas penduduk setempat.

“Sebelumnya, jembatan ini ambruk pada tahun 2008 lalu. Sejak masih Bupati Melawi, Firman Muntaco hingga kini, jembatan yang ambruk itu dibiarkan terbengkalai,” kata Lebak (36), satu warga setempat, Jumat (9/8) di Nanga Pinoh.

“Padahal, sudah diusulkan pembangunan kembali, baik melalui DPRD Melawi maupun melalui pemerintah setempat, namun hingga kini belum ada tanda – tanda dibangun,” sesal Lebak.

Menurut Lebak, sejak ambruknya jembatan itu tahun 2008 lalu, hingga memasuki tahun 2019, warga belum mendapat kepastian kapan akan dibangun kembali.

“Kami berharap, perhatian Pemkab Melawi untuk membangun kembali fasilitas jembatan penyeberangan penting antar desa dan dusun itu,” harap Lebak.

Anggota DPRD Melawi, Mulyadi mengakui, beberapa tahun lalu memang aspirasi masyarakat Kecamatan Ella Hilir khususnya untuk pembangunan kembali jembatan itu sudah disampaikan ke DPRD Melawi.

Mulyadi mengatakan, bahwa pihaknya sudah menampung aspirasi itu, selanjutnya disampaikan ke pemerintah setempat, agar Pemkab Melawi membangun kembali jembatan, sebagai yang berwenang membangun.

“DPRD sudah menampung aspirasi masyarakat, kemudian kita sampaikan ke Pemkab Melawi. Soal dibangun kembali atau tidak itu menjadi tanggungjawab pemerintah yang memiliki anggaran,” sebut Mulyadi, dikonfirmasi melalui selurer, Jumat (9/8).

Namun begitu, legislator Partai Golkar itu meminta agar jembatan ambruk segera diperbaiki karena salah satu akses utama masyarakat disana.

“Kami meminta dinas terkait untuk bergerak cepat melakukan normalisasi agar jembatan aset kabupaten tersebut dapat dilalui seperti sedia kala. Kita berbarap bisa dibangun mulai tahun 2020 mendatang,” harapnya.

Hendak dikonfirmasi ke Kepala Dinas PUPR Melawi, Makarius Horong melalui selurer, namun nomor Handphone yang tersimpan tidak aktif.