Resmikan Wisma Keuskupan Sintang, Sekda Kalbar : Hindari Tindakan Mengganggu Kehidupan Beragama

oleh
Pukul gong tandai peresmian gedung Wisma Keuskupan Sintang

MELAWINEWS.COM, SINTANG – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, meresmikan Wisma Keuskupan Sintang, Kamis (8/8).

Dihadapan ratusan umat Katolik, Leysandri menyampaikan selamat atas selesainya pembangunan Wisma Keuskupan Sintang dengan harapan dapat digunakan untuk kebaikan umat Katolik.

“Kita tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri dalam bekerja, tetapi kita memerlukan campur tangan Tuhan dalam berkarya. Tetaplah berdoa supaya Tuhan senantiasa memberkati setiap usaha dan kerja gereja Katolik,” pesannya.

“Hindari tindakan yang bisa mengganggu kehidupan beragama di Kalimantan Barat. Terus bentengi Bhineka Tunggal Ika di wilayah kita. Saya juga mengingatkan agar masyarakat menyongsong 7 kabupaten yang akan menghadapi pilkada. Jaga terus keamanan. Jaga kedamaianan di Kalbar,” pesan Leysandri.

Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan setelah dibangun tiga tahun lebih, akhirnya selesai dibangun dengan baik.

“Kami bangga bisa berkontribusi bisa membangun wisma ini, sarana ibadah umat beragama. Mewujudkan masyarakat yang religius merupakan visi dan misi Pemkab Sintang yang kami realisasikan dalam bentuk dukungan moril dan material yang nyata,” kata Jarot.

Umat Katolik merupakan umat terbesar di Kabupaten Sintang. Sehingga dengan adanya wisma ini, pelayanan kepada umat Katolik lebih baik. Umat Katolik bisa berperan dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama di Sintang.

Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap menyampaikan bahwa kehadiran Wisma Keuskupan Sintang ini menjadi catatan sejarah kehadiran gereja Katolik di wilayah ini.

“Kami berharap pelayanan dan kinerja Keuskupan Sintang semakin baik ke depannya. Gedung ini besar secara fisik dan nilai bangunan. Terdapat dua lantai dengan 33 ruangan,” ujarnya.

Secara khusus ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Sintang atas bantuan dana yang sudah digunakan dengan baik untuk pembangunan gedung.

Yosepha Hasnah Ketua Panitia Peresmian Wisma Keuskupan Sintang menyampaikan bahwa Wisma Keuskupan Sintang ini, berdiri di atas tanah seluas 2 hektar milik Keuskupan Sintang, dengan luas bangunan lebih kurang 2.000 meter persegi, terdiri dari dua lantai. Wisma ini mulai dibangun pada tahun 2016.

“Dengan adanya Wisma Keuskupan ini diharapkan Bapak Uskup dan para imam yang berkarya di Keuskupan Sintang dapat menjalankan karya pelayanan kepada umat lebih baik lagi,” harapnya.