Bantuan Pusat Masih Tak Pasti, Panji : Pengadaan Rangka Baja Melawi II, Kita Biayai Sendiri

oleh

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Jembatan Melawi II merupakan salah satu infrastruktur yang ditargetkan Pemkab Melawi segera tuntas pada 2020 mendatang. Saat ini jembatan yang sudah dibangun sejak era bupati pertama Suman Kurik tersebut kembali dilanjutkan pembangunannya.

Bupati Melawi, Panji mengatakan, pembangunan tiga jembatan mulai dari Jembatan Melawi II, Jembatan Sungai Pinoh II dan Belimbing II merupakan hal yang sangat strategis dan juga kepentingan secara ekonomi sudah dikaji. Selain itu, studi serta survei kelayakan jembatan tersebut sudah dilakukan.

“Maka dengan segala kemampuan yang kita miliki, sudah kita anggarkan untuk menyelesaikan strukturnya. Ada penambahan struktur, ada penambahan fender. Ada juga peninggian abutmen. Jadi kita tidak mau asal buat,” katanya saat meninjau lokasi Jembatan Melawi II, Rabu (7/8).

Saat ini, lanjut Panji, pekerjaan pembangunan struktur tiga jembatan rangka baja sudah dimulai. Termasuk jembatan Melawi II yang saat ini sedang berjalan peninggian abutmen. Berikutnya tiang pondasi di tengah sungai akan juga akan dikerjakan.

“Pagu untuk pembangunan struktur, khusus jembatan Melawi II ini mencapai Rp 21 miliar lebih,” katanya.

Tak cuma struktur, khusus Jembatan Melawi II, kata Panji sebenarnya juga sudah dianggarkan untuk mobilisasi rangka baja. Hal ini mengingat adanya wacana rangka baja Jembatan Melawi II diusulkan untuk dibantu dari Pemerintah Pusat. Nota dari kementerian pun dikatakan sudah turun.

“Hanya kata staf PU yang sudah kita minta melacak posisi rencana bantuan rangka ini lewat APBN, memang nota menteri sudah ada. Hanya dimasukkan dalam APBN 2020. Tidak menutup kemungkinan, bisa diangkut rangka ini baru bisa dilakukan pada 2021,” katanya.

Panji sendiri tak menginginkan bila sampai tahun depan tidak ada kejelasan dan kepastian soal bantuan rangka baja tersebut. Mengingat proses untuk merealisasikannya bisa bermacam-macam.

“Karena itu saya memutuskan, untuk Jembatan Melawi II lewat APBD murni 2020, kita biayai sendiri. Pemasangan dan angkutan rangka. Jadi tahun depan mulai dari pengadaan rangka baja, mobilisasi, sampai pemasangan kita yakin mampu,” katanya.

Panji menegaskan, menyelesaikan jembatan Melawi II memang harus berani agar jembatan tersebut bisa selesai. Jadi pemerintah, tidak hanya bisa memulai, tapi tidak bisa mengakhirinya atau tidak tuntas. Soal wacana usulan rangka baja nantinya tetap akan diurus oleh Pemkab, namun dialokasikan ke dua jembatan lain di Kota Baru dan Belimbing.

“Usulan kita kemarin sebenarnya untuk tiga jembatan ini. Tapi bila nantinya bantuan rangka datang, bisa dialihkan untuk dua jembatan lainnya, karena itu juga belum keluar dari usulan sebenarnya. Saya hanya menyanggupi untuk memastikan Melawi II dulu. Biar tak muluk-muluk, kita selesaikan dulu ini. Pengadaan rangka Jembatan Melawi II kita pastikan 2020,” katanya.

Panji menegaskan, pelaksanaan pekerjaan jembatan Melawi II khusus struktur harus selesai tahun ini. Walau dengan berbagai alternatif rencana. Sehingga tahun depan, jembatan bisa tuntas dikerjakan.

“Saya yakin ini selesai tahun ini. Karenanya saya berkunjung ke sini. Kita juga bertemu dengan pihak pelaksana dan saya minta ada alternatif-alternatif mengingat saat ini musim kemarau,” katanya.