Teka – teki Ketua DPRD, Ini Penjelasan Panji

oleh
Enam Caleg DPRD Melawi dari Partai NasDem

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Berdasarkan perhitungan KPU hasil Pileg 2019 di Kabupaten Melawi, Partai NasDem dipastikan parpol peraih kursi terbanyak dengan menempatkan enam wakilnya di DPRD Melawi.

Dengan demikian Partai NasDem berhak atas jatah kursi ketua DPRD Melawi. Namun, teka – teki siapa yang akan menduduki ketua DPRD Melawi hingga saat ini belum mengerucut ke satu diantara enam nama caleg terpilih.

Meski Ketua DPD Partai NasDem Melawi, Panji, belum mau buka kartu, sejumlah nama kandidat calon ketua DPRD Melawi dari NasDem sudah bermunculan, diantaranya mereka pengurus partai, perolehan suara terbanyak dan kader berpengalaman di DPRD Melawi.

Panji mengatakan, bahwa NasDem mempunyai dan menyiapkan mekanisme tersendiri untuk menentukan pemilihan calon ketua DPRD.

“Sebelum penentuan siapa kader NasDem menjabat pimpinan DPRD, terlebih dahulu ditentukan berbagai kriteria yang mengacu pada Peraturan Organisasi (PO) partai,” kata Panji, ditemui, Selasa (6/8).

Panji menjelaskan, berdasarkan PO, bahwa DPD NasDem Kabupaten/Kota akan mencalonkan tiga nama sebagai ketua DPRD melalui rapat pleno DPD dengan kriteria masing – masing calon diantaranya, perolehan suara terbanyak, pendidikan, pengalaman di partai dan pengalaman di masyarakat serta sejumlah kriteria pendukung lainnya. Selanjutnya diserahkan ke DPP melalui DPW.

Sampai di DPW, sambung Panji, apabila DPW memandang perlu calon ditambah, maka DPD boleh menambah dua calon lagi menjadi lima calon yang diusulkan. “Semoga dalam rapat internal DPD nanti menyepakati hanya akan dikirim tiga nama calon,” ujar Bupati Melawi itu.

Ketika ditanya siapa saja nama tiga calon dan diantaranya berpotensi memenuhi kriteria PO yang akan menduduki ketua DPRD, Panji mengaku tidak mau bicara soal itu, karena ada aturan partai melalui DPP yang memutuskan. “Semuanya akan melalui mekanisme yang ada,” tegas Panji.

Soal kemampuan menjadi pimpinan DPRD, lanjut Panji, memang kesempurnaan seseorang tentu memiliki kekurangan maupun kelemahan, namun asal mau belajar, mau kerja keras dan mendalami tugas dan pokok sebagai wakil rakyat mengikuti atau menjalankan aturan yang ada pasti bisa.

“Yang jelas setelah kita calonkan, sejauh mana saya dilibatkan kembali setelah dikirim berkas calon, apakah DPP masih melibatkan saya atau tidak untuk memutuskan satu nama calon, kita tunggu saja arahan dari DPP,” tandasnya.