Masa Jabatan Hampir Berakhir, Iif : Anggota DPRD Jangan Malas Ngantor

oleh
Iif Usfayadi

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Masa jabatan Anggota DPRD Melawi periode 2014-2019 pada Bulan September mendatang akan berakhir. 

Di ujung masa tugasnya, kalangan dewan masih harus menuntaskan sejumlah agenda penting melalui rapat-rapat dan sidang paripurna, diantaranya menyelesaikan empat Raperda yang di usulkan Pemkab Melawi ke DPRD, pembahasan KUA-PPAS APBD Melawi 2020, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD Melawi 2018 dari Kepala Daerah, pembahasan APBDP 2019 serta agenda-agenda penting lainnya.

Wakil Ketua DPRD Melawi, Iif Usfayadi menegaskan, agar anggota dewan terus meningkatkan kualitas kinerjanya sebagai fungsi kontrol di penghujung masa tugas.

Iif mengakui, bahwa dalam beberapa waktu terakhir ini dirinya merasakan kehadiran anggota memang kian menurun menghadiri rapat maupun sidang paripurna. Bahkan ia tidak sepakat dengan hal tersebut.

Iif menuturkan, meski tersisa waktu masa jabatan berakhir pada Bulan September mendatang, bukan berarti jadi alasan untuk malas hadir ke kantor, utamanya untuk mengikuti sidang paripurna. Dia meminta agar tetap semangat, untuk memaksimalkan tingkat kinerja di sisa waktu yang ada.

Iif juga menegaskan, agar pihak Pemkab Melawi konsisten terhadap jadwal undangan yang di kirim Banmus DPRD menghadiri rapat-rapat dan persidangan, sehingga dengan jadwal rapat-rapat dan persidangan yang sudah ditentukan tidak lagi mengalami penundaan untuk memaksimalkan kinerja anggota dewan sebelum mengakhiri tugas sebagai wakil rakyat.

“Saya berharap anggota DPRD Melawi baik yang terpilih lagi maupun yang tidak terpilih dan pihak eksekutif harus tetap konsisten menghadiri rapat maupun sidang paripurna, agar seluruh agenda penting yang sudah dijadwalkan Banmus bisa terselesaikan sebelum masa tugas kedewanan berakhir,” ujar Iif, Selasa (6/8).

Di akhir masa tugas, Iif berharap anggota dewan tidak boleh mengabaikan tugas dan tanggung jawab kewenangan demi untuk kepentingan rakyat.

Sebab, lanjut Iif, hingga saat ini masih banyak tugas kedewanan yang belum tuntas. “Tugas dan kewenangan ini tidak boleh terabaikan atau terganggu oleh apapun,” sebut legislator Partai Gerindra itu.

“Jangan sampai anggota dewan periode ini, menimbulkan kesan tidak baik di masa akhir tugasnya sebagai wakil rakyat. Setiap anggota dewan agar mampu mempertanggungjawabkan tugasnya sesuai etika, moral maupun politik,” tegas Ketua DPC Partai Gerindra itu.