Panji Sebut Melawi Daerah Rawan Peredaran Narkoba

oleh
Foto bersama Bupati Melawi bersama Kapolres dan tamu undangan Kegiatan HANI di Kafe Omel

MELAWI NEWS.COM, MELAWI – Bupati Melawi, Panji mengingatkan Melawi sudah masuk dalam zona rawan sebagai daerah peredaran narkoba. Karena itu, ia menilai upaya memberantas narkoba tak bisa dilakukan separuh hati.

Hal tersebut disampaikan Panji dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Nanga Pinoh, Sabtu Pekan lalu.

“Perlu kerja sama yang baik semua pihak. Tak bisa hanya kita terlihat bekerja semata. Karena narkoba bisa menghancurkan dan merusak bangsa dan negara. Menghancurkan bangsa yang besar itu dianggap mudah, cukup dengan merusak generasi mudanya,” ujarnya.

Panji pun menilai, penggunaan narkoba yang disebut memberikan nikmat sesaat tak lebih dari sebuah tipuan semata. Benda haram ini padahal merusak manusia. Merugikan diri sendiri serta orang lain.

“Jangan sampai adik-adik terjebak atau jatuh dengan mengkonsumsi narkoba. Mari kita sepakat dan kerja keras menyikapi ini. Benteng utama adalah keimanan dan ketakwaan pada tiap manusia,” pesannya.

Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin dalam Peringatan HANI di Melawi menyebut Narkoba sudah dianggap sebagai ekstra ordinary crime, atau kejahatan luar biasa. Karena ini penanganan narkoba juga tak lagi ditangani satuan reskrim biasa, tapi sudah dibentuk satuan khusus narkoba di tingkat Mabes hingga Polres. Bahkan ada institusi khusus seperti BNN yang memang dibentuk khusus untuk memerangi narkoba.

“Karena kejahatan narkoba sudah luar biasa. Merambah kaum milenial itu sudah pasti. Pejabat, pemuda, orang biasa, hingga TNI dan Polri juga sudah masuk,” katanya.

Karena itu, lanjut Fadlin, perlu ada upaya lain untuk menanggulangi peredaran narkoba. Tak cukup hanya dari upaya pencegahan dan penindakan. Lantaran itupula, dirinya mengapresiasi peringatan HANI yang diisi dengan sejumlah kegiatan.

“Dari kegiatan ini, perlu untuk mempengaruhi psikologis masyarakat bahwa narkoba harus diperangi. Karena sekarang sudah banyak pemakluman bagi pengguna narkoba. Bahkan terlihat menjadi sebuah hal yang biasa. Ini kalau dianggap biasa, akan berbahaya bagi kita,” ujarnya.

Peringatan HANI di Melawi sendiri diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya lomba Stand up komedi serta slogan. Ketua panitia, Marumi mengatakan tujuan peringatan HANI ini adalah karena maraknya pengguna narkoba di Melawi.

“Bahkan banyak kaum muda yang menjadi korban, padahal notabene mereka seharusnya tahu bagaimana bahaya dampak penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Peringatan ini dihadiri Bupati Panji, Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin, serta sejumlah organisasi dan lembaga rehabilitasi seperti RBM kota juang, Panti Rehabilitasi Provinsi Kalbar serta Gerakan Indonesia Anti Narkotika.