Sungai Kering, Emak-emak Manfaatkan Sebagai Destinasi Wisata Baru

oleh
Sungai Melawi kawasan jembatan Mekawi 1 dilanda kekeringan, sebagai destinasi wisata baru bagi emak-emak dan anak-anak

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Akibat kemarau, warga di pinggiran Sungai Melawi, Kabupaten Melawi memanfaatkan aliran Sungai Melawi untuk mencuci, mandi, bahkan untuk masak.

Selain itu, akibat kemarau melanda debit air Sungai Melawi ini menyusut, sejumlah anak-anak dan emak- emak dari kawasan Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, juga melakukan aktivitas seperti mandi sore di area bawah jembatan Melawi 1.

Tak hanya itu bagi warga di tepian aliran Sungai Melawi, terlebih dikawasan Jembatan Melawi 1 seakan menjadi sorga sumber mata air, bahkan sebagian warga memanfaatkannya sebagai destinasi wisata baru untuk berenang.

Emak-emak manfaatkan kekeringan sungai aktivitas berenang
Pasalnya, warga mulai dari emak-emak dan anak-anak bisa melakukan berenang sambil bersenda gurau di atas pasir putih. Di sisi lain, anak-anak biasanya memanfaatkan dasar sungai kering ini melakukan keceriaan bermain bola, volli dan main layangan.

“Surutnya Sungai Melawi, menjadi magnet tersendiri sebagai wisata musiman untuk para emak-emak dan anak-anak memanfaatkan kekeringan sungai ini. “Kata Ibu Andriana, ibu rumah tangga dari Desa Sidomulyo, kepada MelawiNews.Com, usai mandi sore di kawasan Jembatan Melawi 1, Sabtu (20/7) sore.

Saat pasang, lanjut Andriana, Dia bersama sejumlah emak-emak lainnya tak bisa berenang hingga ke bawah jembatan atau tengah-tengah sungai. “Kini kita bisa duduk–duduk sambil cerita kecil bersama kawan-kawan dan family di atas pasir,” ujarnya.

Namun begitu, kata Dia, kemarau ini tidak berkepanjangan dan berharap hujan turun secepatnya.