14 Kecamatan Ikuti Seminar di PGD Sintang

oleh
DAD Sintang gelar seminar

14 Kecamatan Ikuti Seminar di PGD Sintang

MELAWINEWS.COM, SINTANG –
DAD Sintang gelar seminar Pada pelaksanaan Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-VIII Sintang Tahun 2019, di Aula CU Keling Kumang, Rabu (10/7/19).

Menurut Sekretaris Panitia PGD Sintang yang ke VIII Tahun 2019, Antonius, seminar diikuti oleh perwakilan masyarakat adat di 14 kecamatan, tokoh masyarakat dan mahasiswa.

Wakil Bupati Sintang Askiman menyampaikan sebenarnya ada banyak aturan yang mengakui keberadaan masyarakat adat di Indonesia. “Untuk bisa disebut masyarakat adat, kita harus memiliki wilayah adat, budaya, seni, dan hokum adat yang masih diakui,” ujarnya.

Masyarakat adat Dayak juga sudah di akui di PBB bahkan orang Dayak sudah ada perwakilan di PBB. “Maka kita harus terus perkuat keberadaan masyarakat Dayak sebagai masyarakat adat,” jelas Askiman.

Petrus Junaidi, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sintang memaparkan ada program revitalisasi hak atas tanah masyarakat termasuk masyarakat adat. “Kami akan memberikan jaminan hukum atas tanah kepada masyarakat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),” ucapnga.

Menurutnya, hingga sekarang sudah 27. 591 sertifikat sudah dibagikan kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk kemakmuran rakyat, menghormati hak pribadi dan mendukung kehidupan masyarakat.

Niko Dimus Kepala UPT KPH Wilayah Sintang Timur salah satu narasumber menjelaskan bahwa untuk urus izin hutan adat di Sintang sudah bisa karena sudah ada Perda nya.

“di Sintang sudah ada dua hutan desa yakni di Desa Tanjung Andan Kecamatan Ambalau dan Desa Tanah Merah Kecamatan Kayan Hulu sudah ada ijin hak pengelolaan hutan desa” terang Niko Dimus.

“Silakan kepada masyarakat adat di Kabupaten Sintang untuk melengkapi persyaratan jika ingin mengajukan ijin perhutanan sosial,” jelasnya.