DPRD Segera Sahkan Perda Kawasan Tanpa Rokok

oleh
Bupati Melawi Panji menyerahkan draf empat Raperda kepada Ketua DPRD Melawi Abang Tajudin

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pemkab Melawi menyerahkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) tahun 2019 ke DPRD setempat.

Keempat Raperada ini meliputi Raperda penyelenggara layanan dan retribusi tera atau tera ulang, Raperda penyertaan modal Kabupaten Melawi pada PT. Bank Pembangunan Kalbar 2019-2024, Raperda penyertaan modal PDAM Tirta Melawi 2019-2024 dan Raperda kawasan tanpa rokok.

Empat Raperda itu diserahkan oleh Bupati Melawi, Panji, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Melawi, Rabu (19/6/19). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin, didampingi Wakil Ketua, Kluisen.

Melalui pidato pengantar Bupati Melawi, Panji, berharap agar keempat Raperda dapat dibahas bersama, sehingga bisa dilaksanakan sesuai dengan perundang-undangan dan aturan yang berlaku.

“Ada empat Raperda yang kami serahkan. Sebelum Raperda keempatnya disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), maka harus melalui pembahasan bersama-sama dengan DPRD,” kata Bupati.

Khusus Raperda penyertaan modal Kabupaten Melawi pada PT. Bank Pembangunan Kalbar 2019-2024, Bupati menjelaskan, masa berlaku Perda sebelumnya sudah habis dan diusulkan kembali.

Lanjut Bupati, bahkan penyertaan modal Kabupaten Melawi pada PT. Bank Pembangunan Kalbar di APBD Melawi 2019 belum masuk. Sebelumnya selama tiga tahun terakhir Kabupaten Melawi menyertakan modal sebesar Rp 1 Miliar setiap tahunnya. 

“Kalau keuangan daerah memungkinkan, di APBDP Melawi 2019 kita masukkan, sesuai dengan kesepakatan bersama antara pemerintah dan DPRD,” ujar Bupati, ditemui usai rapat paripurna itu.

Kemudian Raperda kawasan tanpa rokok, Bupati menjelaskan, dengan kesepakatan bersama akan mengatur wilayah atau kawasan tanpa rokok maupun bentuk sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar.

“Wilayah atau kawasan tanpa rokok ini nantinya bisa saja di tempat fasilitas pelayanan kesehatan, sekolah, dan kantor pemerintah, maupun tempat-tempat lain. Kita tunggu saja hasil pembahasan bersama,” tuntas Bupati.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin mengatakan, pengantar draf empat Raperda akan segera dibahas melalui panitia khusus.

Dia berharap kepada seluruh anggota dewan dan dari pihak pemerintah yang terlibat dalam pembahasan nantinya benar-benar memanfaatkan jadwal yang akan disusun, sehingga pembahasan selesai tepat waktu, kemudian disahkan menjadi Perda.