68 ASN Melawi Bolos Kerja Pasca Cuti Lebaran Terancam Penundaan Berkala

oleh
Bupati Panji daat memantau kehadiran ASN di Dinkes Melawi, Senin (10/6)

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pemkab Melawi, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusi (BKPSDM) mendata ada sekitar 123 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir di hari pertama masuk kerja setelah cuti lebaran, Senin (10/6).

ASN yang diketahui membolos atau mangkir kerja pada hari pertama setelah lebaran akan dikenakan sanksi.

Kepala BKPSDM Melawi, Paulus memaparkan, jumlah pegawai hadir sebanyak 971 orang dari total 1.103 ASN di instansi Pemkab Melawi dan 123 orang tak masuk kantor dengan berbagai alasan.

“Ada 31 orang pegawai izin, 10 orang sakit, 9 orang dinas luar, 8 orang cuti bersalin, 6 orang cuti sakit dan 68 orang tak masuk tanpa keterangan. Total kehadiran mencapai 88,8 persen,” sebut Paulus.

Paulus menerangkan, laporan kehadiran pegawai di hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri disampaikan langsung ke Kemenpan RB melalui aplikasi online.

ASN yang diketahui tak masuk tanpa keterangan akan diberikan surat teguran.

“Jika tahun lalu juga pasca Idul Fitri tidak masuk juga, maka akan dijatuhi hukuman disiplin. Data kita lengkap di BKPSDM karena setiap tahun ada sidak,” katanya.

Bentuk hukuman disiplin tersebut, lanjut Paulus bervariasi. Mulai dari teguran tertulis, pernyataan tidak puas, sampai penundaan tunjangan berkala.

Paulus menambahkan, para pegawai yang termasuk dalam golongan tidak disiplin kerja tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Sanskinya kan sudah jelas diberikan surat teguran ada edaran dari Menpan,” tuntas Paulus.