Bupati Resmikan 3 Gedung Fasilitas Kesehatan Milik RSUD Melawi

oleh

Bupati Melawi, Panji, saat menyampaikan sambutan

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Bupati Melawi, Panji, meresmikan tiga sekaligus gedung operasional fasilitas baru milik RSUD Melawi, Selasa (9/4) di komplek RSUD Melawi.

Fasilitas yang diresmikan Bupati adalah gedung Central Sterilization Supply Department (CSSD), Unit Hemodialisis dan Gedung Rawat Inap Penyakit Dalam.

Gedung CSSD RSUD Melawi
Peresmian ditandai dengan penadatanganan prasasti oleh Bupati Melawi, dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan gedung baru.

Bupati Melawi didampingi Direktur RSUD Melawi dr Sien Setiawan tandatangani prasasti tandai peresmian gedung
Dengan diresmikan tiga fasilitas baru milik RSUD tersebut, maka masyarakat, khususnya warga Kabupaten Melawi agar tidak berobat lagi ke luar daerah. Karena, saat ini fasilitas kesehatan yang ada di RSUD Melawi sangat memadai.

Direktur RSUD Melawi, dr Sien Setiawan, dalam sambutannya memaparkan, patut bersyukur, bahwa RSUD Melawi kini telah memiliki fasilitas special tiga infrastruktur untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dikatakan Sien, tidak semua rumah sakit di kabupaten bisa memiliki fasilitas gedung seperti fasilitas CSSD dan fasilitas Unit Hemodialisis. Menurut Sien, masih ada 18 rumah sakit di Kalbar, dan secara nasional 700 rumah sakit yang belum memiliki gedung tersebut.

Masih menurut Sien, selama tiga tahun terakhir, RSUD Melawi mengalami perubahan besar, diantaranya penambahan pembangunan sejumlah gedung fasilitas kesehatan dengan bantuan anggaran APBN Rp 32 miliar, lulus akreditasi dan peningkatan status RSUD Melawi dari type D menjadi type C, hingga kepeningkatan sumber daya manusia (SDM).

Gedung CSSD atau unit pensterilan ini kata Sien, adalah gedung yang berisi mesin-mesin untuk mensterilkan alat-alat medis untuk operasi dan lain-lainnya.

“Mesin yang ada di dalam Gedung CSSD antara lain Sterilizator suhu tinggi, washer disinfection dan plasma cell sterilization. Mesin-mesin tersebut berharga mahal, yakni sekitar Rp 4 miliar. RSUD Melawi bisa membangun CSSD berkat bantuan DAK / APBN 2018,” ujarnya.

Sien mengatakan, untuk terus meningkatkan SDM dilingkungan RSUD Melawi, pihaknya hingga saat ini mengirimkan puluhan staf untuk mengikuti pelatihan di beberapa kota termasuk dokter spesialis akan didatangkan di RSUD Melawi.

Dikesempatan itu Sien menyampaikan terkait sejumlah alat-alat kesehatan yang belum difungsikan di RSUD Melawi saat ini, disebabkan tenaga operasional yang masih mengikuti pelatihan dan masih menunggu dokter yang melayani.

Bupati Melawi, Panji, mengatakan, dengan bertambahnya beberapa fasilitas gedung pelayanan kesehatan di RSUD Melawi adalah salah satu bentuk komitmen Pemkab Melawi dalam memberikan pelayanan terbaik dalam bidang kesehatan kepada masyarakat.

“Saya berharap pihak RSUD bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan prima kepada masyarakat. Kalau ada pasien yang kritis, tolong layani dulu, masalah biaya nanti dibicarakan. Intinya, pasien harus ditolong dulu,” tegas Bupati.

Menurut Bupati, dengan bertambanhnya fasilitas penting di RSUD Melawi, menunjukkan perkembangan yang sangat luar biasa.

“Tentunya dengan fasilitas yang memadai, masyarakat bisa memanfaatkannya secara maksimal untuk mencapai drajat kesehatan yang berkeadilan,” ungkap Bupati.

Bupati meminta, dengan didukung fasilitas yang memadai, para pegawai di lingkungan RSUD Melawi dapat menciptakan layanan kesehatan prima dengan mengabdikan tugas pelayanan dengan tulus, karena menyangkut kemanusiaan.