Gedung CSSD dan Rawat Inap Penyakit Dalam RSUD Melawi Bakal Segera Diresmikan

oleh
Gedung CSSD RSUD Melawi

MELAWINEWS.COM, Melawi – Target pelayanan pasien lebih baik terus digelorakan RSUD Melawi. Kabar terbaru, rumah sakit milik Pemkab Melawi ini akan mengoperasikan penggunaaan gedung Central Sterille Supply Department (CSSD) yang berisikan mesin untuk sterilisasi peralatan medis. Selain itu juga akan diresmikan gedung rawat inap penyakit dalam yang rencananya akan digelar pada 9 April esok.

Direktur RSUD Melawi, dr Sien Setiawan, Sabtu (6/4) mengungkapkan peresmian gedung-gedung baru RSUD Melawi bakal dilakukan langsung oleh Bupati Melawi, Panji. Gedung-gedung baru ini dibangun melalui DAK APBN 2018 lalu.

“Gedung CSSD atau unit pensterilan ini adalah gedung yang berisi mesin – mesin untuk mensterilkan alat alat medis untuk operasi dan lain-lain. Mesin yang ada di dalam Gedung CSSD antara lain STERILIZATOR SUHU TINGGI , WASHER DESINFECTION dan PLASMA CELL STERILIZATION,” katanya.

Sien menjelaskan, tidak semua rumah sakit bisa memiliki Gedung CSSD karena mesin – mesin tersebut berharga mahal, yakni sekitar Rp 4 miliar  . RSUD Melawi bisa membangun CSSD berkat bantuan DAK / APBN 2018.

“Ini adalah salah satu Komitmen Akreditasi untuk melayani pasien lebih baik dan menjamin semua alat medis yang digunakan untuk pasien terjamin steril 100 persen,” paparnya.

Satu gedung baru yang juga akan diresmikan bupati pada 9 April mendatang yakni gedung rawat inap penyakit dalam. Sien menerangkan, gedung ini memiliki ruang opname baru yang asri dan dilengkapi taman untuk memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarganya.

“Bukan hanya infrastruktur fisik bangunan , tetapi juga ada penambahan alat – alat kesehatan yang terbarukan, penambahan SDM 14 CPNS baru , pelatihan BIMTEK untuk meningkatkan kualitas SDM serta Penambahan dokter umum dan  dokter spesialis baru pada 2019 yakni Spesialis Radiologi , Spesialis Anak dan Spesialis Anastesi,” ucapnya.

Terakhir, lanjut Sien, pada 9 April tersebut juga akan diresmikan penggunaan unit hemodialisis RSUD Melawi. Dikatakan Sien, surat rekomendasi izin unit hemodialisis dari Pernefri Pusat Jakarta sudah keluar. Begitu pula rekomendasi izin unit pelayanan cuci darah (hemodialisis) dari Dinkes Provinsi Kalbar sudah keluar.

“Unit Hemodialisis ini menjadi layanan baru dan unggulan RSUD Melawi. Mengingat tidak seluruh rumah sakit di Kalbar sudah memiliki unit ini,” pungkasnya. (eko)