DLH Melawi Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2019

oleh

Penyerahan dokumen dan SOP serta kunci bangunan UPT TPA dari Kepala Satker Pelaksana Prasarana Pemukiman Wilayah Kalbar, Rizka Pratama, kepada Pemkab Melawi yang diwakili Pjw Sekda Melawi, Priscilla.

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pemkab Melawi, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019.

Kegiatan ini digelar dilokasi fasilitas pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Tanjung Tengang, Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis (28/3).

HPSN ini dihadiri antara lain Pjw Sekda Melawi, Priscilla, mewakili Bupati Melawi dan Kepala Satker Pelaksana Prasarana Pemukiman Wilayah Kalbar, Rizka Pratama dan Ketua TP PKK Melawi, Hj Nurbetty Eka Mulyastri Panji.

Prosesi peringatan HPSN ini dirangkai dengan penandatanganan surat penyerahan hibah barang milik Negara dan berita acara serah terima pemanfaatan dan pengelolaan barang milik Negara oleh Kepala Satker Pelaksana Prasarana Pemukiman Wilayah Kalbar, Rizka Pratama, kepada Pjw Sekda Melawi, Priscilla.

Selain itu penyerahan dokumen dan SOP serta kunci bangunan UPT TPA dari Kepala Satker Pelaksana Prasarana Pemukiman Wilayah Kalbar, Rizka Pratama, kepada Pemkab Melawi yang diwakili Pjw Sekda Melawi, Priscilla.

Kemudian penyerahan penghargaan kepada 6 orang PHL DLH Melawi terbaik oleh Pjw Sekda Melawi, Priscilla, didampingi Kepala DLH Melawi, Junaidi D serta peninjauan pembangunan TPA pengelolaan sampah.

Kepala DLH Melawi, Junaidi D. melaporkan, HPSN sedianya diperingati setiap tanggal 21 Februari, namun karena berbagai kesibukan, DLH Melawi baru bisa melaksanakan peringatan HPSN hari ini.

Dikatakan Junaidi, HPSN merupakan salah satu langkah dalam menuju gerakan Melawi bersih. “Polemik pengelolaan sampah yang masih terjadi di khususnya di Kabupaten Melawi, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan yang cukup mendasar,” ujar Junaidi.

Junaidi mengungkapkan, masalah timbunan sampah dari rumah tangga merupakan penghasil sampah terbesar dibanding dengan sumber sampah lainnya. Harapannya, kesadaran masyarakat Melawi akan pengelolaan sampah bisa mendorong budaya bersih di tengah masyarakat.

Selain itu, kesadaran bersama ini diharapkan dapat meningkatkan peran aktif semua pihak untuk membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah.

Pjw Sekda Melawi, Priscilla, yang juga sebagai Asisten II Setda Melawi itu mengatakan, dengan perencanaan dan pengelolaan sampah yang baik, diharapkan kedepan dapat meningkatkan upaya sinergi dengan masyarakat, dunia usaha dan pemerintah untuk lingkungan yang bersih dan sehat serta untuk kehidupan yang bernilai produktif dan berbudaya.

Dikesempatan itu Priscilla mengajak seluruh masyarakat untuk berkomitmen tinggi membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. Hal ini dikatakannya untuk menjaga kesehatan dan kebersihan serta menghindari permasalahan sampah.

Ditegaskan Priscilla, dalam sarana dan prarana penunjang TPA sampah ini masih dirasakan minim, seperti memerlukan alat berat untuk operasional TPA, sehingga bisa berjalan optimal dan maksimal.

Priscilla berharap, tetap membutuhkan dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Pusat untuk membantu sarana dan prasarana penunjang TPA, seperti bantuan alat berat.