Relawan Melawi Siap Kawal Suara Jokowi-Ma’ruf di TPS

oleh

Ketua Umum Relawan Jokowi-Ma’ruf Melawi, Jojo

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Relawan Kabupaten Melawi, Provinsi Kalbar, untuk Jokowi-Ma’ruf bertekad mensukseskan kembali Jokowi menjabat dua periode sebagai Presiden RI.

Menurut Johan Paulus, sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi-Ma’ruf di Kabupaten Melawi menjelaskan, dirinya bersama berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Melawi bertekad memenangkan Jokowi-Ma’ruf menjadi pemimpin dan kembali menjadi presiden dalam dua periode.

Menurut Dia, selama ini relawan sudah bekerja tanpa pamrih kepada masyarakat di seluruh penjuru Kabupaten Melawi untuk mensosialisasikan dan mendedikasikan serta menyebarkan kerja nyata yang sudah dilakukan oleh Jokowi.

“Berbagai cara kami lakukan untuk mensosialisaikan Jokowi kepada masyarakat seperti sosialisasi tatap muka, baik itu melalui door to door maupun melalui pertemuan-pertemuan, pemasangan baliho, penyebaran stiker dan berbagai bentuk sosialisasi lainnya,” sebut Jojo, sapaan akrabnya, kepada media ini, Selasa (25/3).

Ia menuturkan, agar Negara Indonesia lebih baik, maka harus mendukung kembali Jokowi dua periode, yang didasari kinerja Jokowi dengan adanya peningkatan pembangunan insfraktuktur dan peningkatan ekonomi masyarakat di tanah air.

Masih kata Jojo, Jokowi adalah Presiden yang telah membuat strategi khusus, agar pembangunan bisa merata hingga ekonomi masyarakat semakin baik, dengan adanya program bantuan dana desa yang besar, maka dari itu wajib kembali Jokowi memimpin tanah air.

Dikesempatan itu Jojo mengajak para pendukung, relawan dan simpatisan Jokowi-Ma’ruf untuk tetap setia, siap bekerja dengan kerja bakti sosial demi kemenangan, serta tidak boleh menyerang, menjelek-jelekkan, menghina maupun menyebarkan hoax paslon yang lain.

Jojo juga menjelaskan bahwa relawan Melawi Jokowi-Ma’ruf sudah siap mengawal suara Jokowi-Ma’ruf di seluruh TPS dalam Pemilu mendatang.

“Kita harus tetap menjaga persaudaraan dalam memenangkan Jokowi-Maruf. Perbedaan pandangan politik dan perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa dalam dunia politik,” tegasnya.

Ditambahkan, dalam menghadapi proses rangkaian pesta demokrasi lima tahunan ini semua pihak harus mewujudkan Pemilu kondusif, damai, sejuk dan aman.

“Jangan sampai terjadi perpecahan diantara masyarakat kita dengan pesta demokrasi ini. Kita cinta damai, silaturahmi tetap jalan walaupun berbeda pilihan,” tutupnya.